Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama jajaran direksi I.League dan 18 pemilik klub menggelar Owner Meeting di Jakarta pada Kamis (16/4/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan mengevaluasi jalannya kompetisi musim 2025/2026 yang telah memasuki pekan ke-27.
Evaluasi menyeluruh dilakukan terhadap berbagai aspek penyelenggaraan guna meningkatkan kualitas sepak bola nasional. Dilansir dari Bola, forum ini menjadi wadah koordinasi antara federasi, operator liga, dan para pemilik klub untuk merumuskan langkah konkret kedepannya.
Erick Thohir memberikan apresiasi terhadap sejumlah terobosan yang telah diimplementasikan I.League sepanjang musim ini. PSSI memantau inisiatif tersebut sebagai landasan penting dalam memperkuat struktur kompetisi profesional di tanah air.
Peningkatan kualitas klub dianggap menjadi faktor penentu bagi kemajuan liga secara keseluruhan. Erick menekankan bahwa fondasi kompetisi yang sehat sangat bergantung pada kolaborasi yang harmonis di antara seluruh pemangku kepentingan sepak bola.
"Liga yang baik berawal dari klub yang baik. Karena itu, sinergi antara federasi, operator, dan klub menjadi kunci dalam membangun kompetisi yang profesional dan berkelanjutan," ujar Erick Thohir.
Selain evaluasi teknis pertandingan, pertemuan tersebut membahas penguatan sisi operasional dan komersial kompetisi. Partisipasi aktif dari perwakilan klub mewarnai diskusi terbuka mengenai peningkatan mutu permainan di lapangan.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyatakan bahwa aspirasi dari para pemilik klub akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam perbaikan liga. Pihaknya berkomitmen untuk menyelaraskan visi demi masa depan kompetisi yang lebih kompetitif.
Ferry meyakini bahwa komunikasi yang transparan akan membantu liga terus berkembang. Saat ini, I.League fokus memproses seluruh masukan strategis yang muncul dalam pertemuan tersebut untuk segera diimplementasikan pada sisa musim berjalan.