Ketua PSSI, Erick Thohir, melakukan pengecekan lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, untuk memastikan kesiapannya sebagai tuan rumah FIFA Series 2026 akhir bulan ini.
Erick Thohir melalui akun Instagramnya @erickthohir, pada Kamis (18/3/2026) menyampaikan, "Jadi intinya sudah siap ya? Mudah-mudahan bismillah ya."
SUGBK akan menjadi arena pertandingan FIFA Series 2026 yang melibatkan Timnas Indonesia, Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, serta Timnas Saint Kitts dan Nevis.
Pertandingan pertama akan mempertemukan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada 27 Maret 2026 sore WIB, dilanjutkan dengan laga Timnas Indonesia menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada malam harinya.
Dua tim yang menelan kekalahan pada laga sebelumnya akan saling berhadapan pada 30 Maret 2026 sore WIB, sementara dua tim pemenang akan bertarung pada malam harinya.
"Mengecek kesiapan Stadion Gelora Bung Karno yang akan digunakan untuk FIFA Series 2026," imbuh Erick Thohir.
Erick Thohir menambahkan, "Kita harus tunjukkan Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik untuk ajang internasional seperti FIFA Series. Jangan lupa untuk berikan dukungan penuh untuk Timnas Indonesia."
Lapangan SUGBK sendiri telah steril sejak 8 Februari 2026, setelah laga Persija Jakarta melawan Arema FC dalam pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026 yang dimenangkan Arema FC dengan skor 0-2.
Sejak saat itu, lapangan SUGBK dipersiapkan secara intensif untuk menyambut FIFA Series 2026. Persija untuk sementara waktu kembali menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) sebagai kandang mereka.
SUGBK akan menjadi lokasi empat pertandingan FIFA Series 2026 dalam kurun waktu tiga hari. Kondisi lapangan dan rumput stadion telah mengalami perbaikan signifikan setelah sempat mengalami penurunan kualitas dalam beberapa tahun terakhir.