Evaluasi Kekalahan Persita dari Arema FC: Pena Soroti Ketajaman Tim

Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, mengevaluasi kekalahan 0-1 timnya dari Arema FC pada BRI Super League 2025/2026, menyoroti ketajaman lini serang.

Persita Tangerang harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Arema FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pada Jumat, 10 April 2026 malam WIB. Pertandingan yang digelar di Banten International Stadium tersebut menyisakan kekecewaan bagi Pendekar Cisadane, terutama bagi sang pelatih, Carlos Pena.

Gol tunggal Gustavo Franca pada babak kedua menjadi penentu dalam laga tersebut. Meskipun Persita mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang emas, mereka gagal mengonversinya menjadi gol.

Ketajaman lini depan menjadi sorotan utama Carlos Pena untuk bahan evaluasi timnya menjelang laga berikutnya. "Saya sedih, saya kecewa," ungkap mantan juru taktik Persija Jakarta itu, seperti dilansir dari Bola.com.

Pena merasa timnya pantas mendapatkan hasil yang lebih baik. "Saya pikir kita mengontrol permainan dengan sangat baik. Mereka banyak menurunkan pemain menyerang," jelasnya.

"Bahkan kita dengan mudah mencapai sepertiga akhir lapangan, kita mendapatkan banyak tendangan sudut, banyak peluang. Tapi kita tidak bisa mencetak gol," tambah Pena, menyoroti frustrasi timnya dalam penyelesaian akhir.

Situasi semakin sulit bagi Persita setelah Arema FC berhasil mencetak gol lebih dulu. Tim tamu kemudian memperkuat lini pertahanan dengan menumpuk banyak pemain di area belakang, mempersulit Persita untuk membongkar pertahanan.

"Setelah kita kebobolan, situasi jauh lebih sulit karena mereka bertahan dengan banyak pemain. Kita mungkin mendapatkan beberapa peluang di dalam kotak penalti dan kita tidak bisa mencetak gol," tutur Carlos Pena.

Meski kalah, Pena menegaskan bahwa timnya telah memberikan segalanya di lapangan. "Saya tidak bisa mengeluh apa pun. Kita telah memberikan segalanya," ujarnya, dikutip dari Warta Tangerang.

Ia juga membandingkan dengan pertemuan sebelumnya, di mana Persita merasa tidak pantas menang, namun kali ini meskipun bermain lebih baik, mereka tetap tidak bisa meraih kemenangan. "Saya sangat membutuhkan waktu untuk memikirkan itu,” papar Pena.

Kekalahan ini membuat Persita tetap berada di posisi ketujuh klasemen sementara dengan raihan 41 poin. Selanjutnya, Pendekar Cisadane akan menghadapi Persik Kediri dalam laga tandang di Stadion Brawijaya pada 19 April 2026 mendatang.

Recommended