Evaluasi Persis Solo: Manajemen Beri Target, Pelatih Beri Pembelaan

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menanggapi target yang meleset dari manajemen di dua laga terakhir BRI Super League.

Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memberikan tanggapan terkait tidak tercapainya target enam poin yang ditetapkan manajemen dalam dua pertandingan terakhir BRI Super League 2025/2026. Meski begitu, posisinya sebagai pelatih kepala tetap aman.

Manajemen Persis Solo menuntut dua kemenangan dari laga melawan Persik Kediri dan Persijap Jepara. Namun, tim hanya mampu meraih empat poin. Sempat menang atas Persik Kediri (2-1), Laskar Sambernyawa hanya bermain imbang di markas Persijap Jepara.

Menanggapi hal ini, Milomir Seslija enggan berkomentar lebih jauh dan mengarahkan media untuk bertanya langsung kepada manajemen. Ia menegaskan bahwa tugasnya adalah sebagai pelatih kepala.

"Saya bukan bagian dari manajemen. Tugas saya di sini adalah sebagai pelatih kepala. Soal target meraih enam poin tersebut, silakan tanyakan langsung kepada manajemen," kata Milomir Seslija, Kamis (12/3/2026).

Terlepas dari kegagalan mencapai target, Milo meminta publik menilai performa Persis Solo secara objektif. Menurutnya, tim bermain sangat baik saat menghadapi Persijap, meski hanya meraih hasil imbang.

"Namun, yang harus kalian tahu, ketika menghadapi Persijap Jepara, kami sebetulnya sudah memainkan salah satu permainan terbaik kami sepanjang musim ini," ujar juru taktik berusia 61 tahun tersebut.

Ia menambahkan bahwa dalam lima pertandingan terakhir, Persis Solo tampil solid, terutama di lini pertahanan. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya produktivitas gol.

Menurut Milo, jika Persis Solo mampu meningkatkan kemampuan mencetak gol, mereka akan meraih hasil yang lebih baik di sisa musim ini. Ia menyayangkan fokus orang-orang yang cenderung tertuju pada aspek negatif.

Milo lebih memilih mengapresiasi perkembangan yang ditunjukkan anak asuhnya selama putaran kedua. Ia yakin dengan kemampuan bertahan Persis, dan percaya timnya bisa meraih hasil positif di pertandingan berikutnya.

"Saya tahu apabila kami sudah bisa mulai mencetak gol, kami tidak akan bisa dihentikan. Namun demikian, yang utama, orang-orang pasti akan selalu membicarakan hal yang buruk," kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

"Tapi, tidak ada yang bicara soal bagaimana tim ini sebetulnya sudah bermain sangat baik, terutama secara defensif, dan membuat lawan tak bisa menghasilkan banyak peluang selama 90 menit," ia menambahkan.

Recommended