Tim EVOS Esports mencatatkan kebangkitan performa melalui statistik kolektif dan individu yang signifikan di ajang Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia Season 17 pada Jumat, 24 April 2026. Capaian ini menjadi basis kekuatan tim menjelang laga krusial melawan ONIC Esports dan Bigetron Esports pada pekan kelima mendatang.
Dilansir dari Medcom, kolektivitas permainan EVOS tercermin dari angka Teamfight Participation (TFP) yang menyentuh 72,1 persen. Dari sisi penguasaan objektif, tim tersebut mencatatkan rata-rata perolehan Lord sebanyak 1,19 per pertandingan, melampaui statistik tim kompetitor seperti ONIC dan Natus Vincere.
Efisiensi ekonomi tim juga menunjukkan angka kompetitif dengan raihan Gold Per Minute (GPM) sebesar 3.112. Selain itu, rata-rata akumulasi gold per gim mencapai 51.081, yang menempatkan posisi mereka dalam jajaran tiga besar pengumpul emas tertinggi di liga saat ini.
Performa individu pemain menjadi pilar pendukung utama, di mana Albert yang mengisi peran Jungler berkontribusi dalam pengamanan 16 Lord dan 18 Turtle. Sementara itu, Erlan di posisi Gold Lane mencatatkan total 90 eliminasi dengan GPM individu sebesar 749,5.
Kekuatan di lini pertahanan dan serangan lainnya didukung oleh Luke di EXP Lane yang mencetak Damage Per Minute (DPM) sebesar 2.727,4. Pheww sebagai Mid Laner menjaga stabilitas tim dengan perolehan rata-rata gold per gim sebesar 9.836,9.
Data statistik ini membuktikan efektivitas taktik makro dan koordinasi tim yang meningkat drastis dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Dominasi dalam hal farming dan eksekusi pertarungan tim menjadi sinyal ancaman bagi tim papan atas lainnya.
Hingga berakhirnya pekan keempat, persaingan di papan atas klasemen MPL Indonesia Season 17 masih berlangsung ketat tanpa adanya dominasi tunggal. EVOS kini dijadwalkan mempersiapkan strategi guna menghadapi agresi jungler Bigetron dan efisiensi permainan ONIC pada pekan selanjutnya.