Pelatih Como, Cesc Fabregas, dijadwalkan memimpin timnya untuk menghadapi Napoli dalam laga lanjutan pekan ke-35 Serie A di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada akhir pekan ini, Mei 2026. Pertandingan tersebut menjadi momen pertemuan perdana Fabregas sebagai pelatih melawan mantan mentornya di Chelsea, Antonio Conte.
Pertemuan ini memiliki arti emosional bagi Fabregas yang pernah bekerja sama dengan Conte selama dua musim di Inggris. Dilansir dari Bola, Fabregas mengenang metode kepelatihan Conte sebagai salah satu yang paling menuntut ketahanan fisik sepanjang sejarah karier profesionalnya.
"Saya belajar banyak dari Antonio. Dia membuat saya sangat menderita secara fisik. Intensitas, kecepatan, semuanya harus maksimal. Tidak ada yang membuat saya bekerja sekeras itu," ujar Cesc Fabregas, Pelatih Como.
Meski menganggap latihan Conte sangat berat, Fabregas mengeklaim bahwa metode tersebut memberikan hasil signifikan bagi performanya. Ia tercatat tampil dalam 86 pertandingan di bawah asuhan pelatih asal Italia tersebut dengan torehan 10 gol serta 22 assist selama periode 2016 hingga 2018.
Como saat ini tengah berjuang mempertahankan posisi di papan atas klasemen demi mengamankan tiket kompetisi Eropa. Tim asuhan Fabregas tersebut kini hanya terpaut tiga poin dari Juventus yang menempati peringkat keempat, meskipun sempat mengalami penurunan performa usai kalah dari Inter Milan dan Sassuolo.
Di sisi lain, Napoli datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatatkan kemenangan telak 4-0 atas Cremonese. Tim asuhan Antonio Conte tersebut saat ini unggul enam poin di atas Como, namun posisi mereka di zona Liga Champions masih terancam jika gagal meraih poin penuh di laga tandang ini.
Dalam susunan pemain, Como diprediksi akan mengandalkan kreativitas Nico Paz di lini tengah untuk menyokong Tasos Douvikas sebagai penyerang tunggal. Sementara itu, Napoli diperkirakan bakal menurunkan kekuatan penuh termasuk Scott McTominay dan Kevin De Bruyne guna mengamankan tiga poin krusial.