FIGC Cari Pelatih Baru Timnas Italia Pasca Gagal ke Piala Dunia

Federasi Sepak Bola Italia mencari pengganti Gennaro Gattuso setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 menyusul kekalahan dari Bosnia-Herzegovina.

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memulai langkah perombakan besar di jajaran kepelatihan dan manajemen menyusul kekalahan menyakitkan dari Bosnia-Herzegovina pada babak final play-off kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Bilino Polje, Selasa, 31 Maret 2026 waktu setempat.

Kekalahan tersebut menyebabkan kekosongan pada kursi pelatih kepala serta memicu percepatan pemilihan struktur baru organisasi sepak bola di Italia. Dilansir dari Bola, masa depan Gli Azzurri kini bergantung pada penunjukan suksesor Gennaro Gattuso dan pemilihan Presiden FIGC yang baru.

Nama Massimiliano Allegri dan Antonio Conte muncul sebagai dua kandidat terkuat untuk mengisi posisi pelatih utama. Selain kedua nama tersebut, Roberto Mancini yang pernah menukangi Italia pada periode 2018-2023 tetap masuk dalam daftar pertimbangan sebagai opsi alternatif.

Laporan internal menunjukkan bahwa Allegri memiliki peluang lebih besar jika Giovanni Malago terpilih sebagai Presiden FIGC. Malago telah mengantongi dukungan dari 18 klub Serie A yang memegang porsi suara signifikan dalam pemilihan federasi mendatang.

Di sisi lain, Antonio Conte dikabarkan sangat tertarik untuk kembali menangani tim nasional meski saat ini masih terikat kontrak dengan Napoli. Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, dilaporkan tidak akan menghalangi keputusan Conte jika sang pelatih memilih untuk hengkang ke tim nasional.

"Ketertarikan untuk kembali itu ada," ujar sumber dari kubu Conte sebagaimana dilaporkan oleh media Italia. Namun, kepastian mengenai kontrak ini masih harus menunggu kejelasan statusnya di level klub dan hasil pemilihan presiden federasi.

Persaingan untuk kursi Presiden FIGC juga melibatkan Giancarlo Abete yang akan menantang Giovanni Malago. Abete merupakan sosok berpengalaman yang sebelumnya pernah memimpin federasi dan memiliki basis dukungan kuat di level kompetisi amatir Italia.

Pemilihan Presiden FIGC dijadwalkan baru akan berlangsung pada 22 Juni 2026. Seluruh keputusan strategis terkait penunjukan pelatih tetap Timnas Italia akan ditunda secara resmi hingga struktur kepemimpinan federasi yang baru terbentuk.

Recommended