Hansi Flick Hindari Komentar Soal Konflik Xavi Hernandez dan Joan Laporta

Pelatih Barcelona Hansi Flick menolak berkomentar mengenai perseteruan antara mantan pelatih Xavi Hernandez dan Presiden klub Joan Laporta.

Pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, memilih untuk tidak terlibat dalam konflik yang terjadi antara mantan pelatih klub, Xavi Hernandez, dan Presiden klub, Joan Laporta. Perseteruan ini mencuat ke publik menjelang pemilihan presiden Barcelona. Flick mengungkapkan pandangannya saat ditanya mengenai kritik Xavi terhadap Laporta.

Ketika ditanya apakah kritik Xavi kepada Laporta menjelang pemilihan presiden klub itu keliru, Flick enggan memberikan penilaian. "Itu adalah sesuatu yang harus dia katakan sendiri, bukan saya," ujar Flick, seperti dilansir dari Bola.

Lebih lanjut, Flick juga membahas hubungannya dengan direktur olahraga Barcelona, Deco, yang masa depannya di klub juga menjadi sorotan. Ia menyatakan kenyamanannya bekerja sama dengan Deco dan Bojan Krkic sejak hari pertamanya.

"Hal pertama, kita harus menunggu. Sejak hari pertama saya bekerja dengan sangat nyaman bersama Deco dan Bojan Krkic. Kami tidak hanya menganalisis tim utama, tetapi juga pemain dari La Masia dan tim cadangan," terang Flick.

Ia menambahkan bahwa dirinya memiliki ide yang sama dengan tim dalam membangun skuad masa depan Barcelona. "Kami berbicara ketika saya datang tentang Marc Casado, Marc Bernal, Gerard Martin. Kami memiliki ide yang sama. Kami semua bersatu dan sedang membangun tim untuk masa depan."

Flick kini fokus mempersiapkan tim untuk menghadapi pertandingan babak 16 besar Liga Champions melawan Newcastle. Barcelona berharap dapat melanjutkan catatan positif mereka saat menghadapi klub Inggris di fase ini.

Sebelumnya, Xavi melontarkan kritik keras kepada Laporta dalam sebuah wawancara. Xavi menuduh Laporta berbohong mengenai rencana klub untuk memulangkan Lionel Messi pada tahun 2023.

"Presiden berbohong tentang apa yang terjadi dengan Messi. Leo sebenarnya sudah hampir bergabung. Pada Januari 2023 saya menghubunginya setelah dia memenangkan Piala Dunia dan dia mengatakan sangat bersemangat untuk kembali. Kami berbicara sampai Maret dan saya mengatakan kepadanya: ‘Jika kamu memberi saya lampu hijau, saya akan memberi tahu presiden,'" kata Xavi.

Xavi juga mengklaim bahwa proses tersebut telah mendapatkan izin dari La Liga, namun Laporta yang membatalkan rencana tersebut. "Kami sudah mendapatkan lampu hijau dari La Liga, tetapi Laporta menghentikan semuanya. Dia mengatakan kepada saya secara langsung bahwa jika Messi kembali, dia akan berperang melawannya dan tidak bisa mengizinkannya."

Tanggapan Laporta

Presiden Barcelona, Joan Laporta, membantah tudingan Xavi Hernandez. Laporta menegaskan bahwa La Liga tidak pernah memberikan persetujuan akhir atas kesepakatan pemulangan Messi pada 2023. Ia menilai komentar Xavi dan mantan direktur olahraga Mateu Alemany dibuat dengan tujuan tertentu.

Recommended