Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan besar di sepanjang zona subduksi Samudra Pasifik menyusul guncangan bermagnitudo 7,7 yang melanda wilayah lepas pantai Prefektur Iwate pada Selasa, 21 April 2026.
Guncangan kuat tersebut dilaporkan terasa di seluruh wilayah Tohoku dengan intensitas mencapai level di atas 5 pada skala seismik Jepang. Otoritas setempat sempat mengaktifkan peringatan tsunami untuk pesisir Hokkaido, Aomori, dan Iwate dengan estimasi gelombang mencapai 3 meter sebelum akhirnya dicabut.
Dilansir dari Medcom, pusat gempa berada di lepas pantai Sanriku dengan kedalaman 19 kilometer. Meskipun peringatan tsunami telah berakhir, kenaikan air laut setinggi 80 sentimeter tercatat di Pelabuhan Kuji, sementara gelombang lebih kecil teramati di beberapa titik pesisir lainnya.
Dampak dari aktivitas seismik ini memicu evakuasi massal yang melibatkan lebih dari 176.000 warga di lima prefektur pesisir sebagai langkah mitigasi. Layanan transportasi kereta cepat Shinkansen sempat dihentikan sementara guna memastikan keamanan jalur sebelum kembali beroperasi secara bertahap.
Badan Meteorologi Jepang, melalui laporan NHK, menegaskan bahwa masyarakat di tujuh prefektur—termasuk Miyagi, Fukushima, dan Chiba—harus tetap siaga. Langkah antisipasi yang disarankan meliputi penyiapan perlengkapan darurat dan pengamanan perabotan rumah tangga untuk menghadapi kemungkinan getaran susulan.
Pemerintah Jepang mengonfirmasi bahwa fasilitas energi utama tetap berada dalam kondisi aman pascagempa. Pemeriksaan pada pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Daiichi, Fukushima Daini, Higashidori, dan Onagawa menunjukkan stabilitas operasional tanpa adanya perubahan tingkat radiasi yang terdeteksi.
Aktivitas penerbangan di bandara utama seperti Shin-Chitose dan Sendai juga dilaporkan tidak mengalami gangguan signifikan. Otoritas menegaskan akan terus memantau pergerakan lempeng tektonik secara ketat di wilayah tersebut selama beberapa hari ke depan guna mengantisipasi risiko bencana lanjutan.