Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengonfirmasi akan melakukan rotasi skuad besar-besaran saat menghadapi Crystal Palace pada laga lanjutan Liga Inggris, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. Langkah strategis ini diambil untuk menjaga kondisi fisik pemain di tengah jadwal padat demi mengejar Arsenal di puncak klasemen.
Dilansir dari Bola, The Citizens saat ini tertinggal lima poin dari Arsenal dengan menyisakan empat pertandingan krusial di liga dan FA Cup. Jadwal pertandingan yang jatuh pada hari Rabu, Sabtu, dan Selasa memaksa tim pelatih untuk memberikan waktu istirahat bagi sejumlah pemain pilar.
"Saya akan melakukan rotasi tim, kalau tidak kami tidak akan bisa mencapai final atau menghadapi Bournemouth dalam kondisi yang kami inginkan," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Omar Marmoush menjadi salah satu nama yang diprediksi tampil sejak menit awal menggantikan atau mendampingi Erling Haaland di lini depan. Penyerang asal Mesir tersebut dinilai tampil impresif dan mencetak gol pada laga sebelumnya melawan Brentford, meskipun sempat kesulitan saat menjadi starter di semifinal Piala FA.
Lini pertahanan juga berpeluang menampilkan John Stones yang baru pulih dari kendala cedera untuk menambah jam terbang sebelum musim berakhir. Jika diturunkan dalam laga melawan Palace, bek asal Inggris tersebut akan mencatatkan penampilan ke-294 bersama klub yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut.
Krisis di sektor gelandang bertahan menyusul kemungkinan absennya Rodri membuat Nico Gonzalez diprediksi kembali mendapatkan kepercayaan. Guardiola berupaya mengembalikan kepercayaan diri pemain tersebut setelah sebelumnya City mencoba duet Bernardo Silva dan Tijjani Reijnders yang dianggap belum maksimal.
Phil Foden juga disiapkan untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak guna menggantikan Rayan Cherki yang mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Cherki tercatat telah memainkan 48 pertandingan musim ini, sehingga rotasi di posisi sayap menjadi prioritas Guardiola untuk menjaga ketajaman serangan.