Manajer Manchester City Pep Guardiola menyatakan kesiapan timnya menjamu pemuncak klasemen Arsenal dalam lanjutan Premier League musim 2025/2026 di Stadion Etihad pada Minggu (19/4/2026). Laga ini diprediksi menjadi penentu arah perebutan takhta juara liga.
Arsenal saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas Manchester City. Dilansir dari Bola, Guardiola mengakui bahwa sang lawan memiliki dorongan emosional yang sangat kuat untuk mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun.
Situasi tersebut dinilai Guardiola sebagai faktor unik yang memberikan energi tambahan bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Meski City terus menekan di posisi kedua, ambisi besar The Gunners menjadi tantangan tersendiri bagi tuan rumah.
"Kami bersaing dalam aspek yang sangat penting yang tidak bisa kami lawan, 22 tahun tanpa gelar Premier League. Dalam hal itu, kami tidak bisa bersaing. Mereka punya sesuatu yang membuat mereka unik," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.
Guardiola menegaskan bahwa anak asuhnya berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima untuk memangkas selisih poin. Kemenangan di laga langsung ini dianggap sebagai kunci utama jika City ingin mempertahankan peluang juara musim ini.
Untuk meraih poin penuh, City dituntut menunjukkan performa tanpa celah selama pertandingan berlangsung. Guardiola merujuk pada intensitas permainan timnya saat berlaga di Stadion Wembley sebelumnya sebagai standar yang harus dicapai.
Menurut Guardiola, timnya harus tampil hampir sempurna di level tertinggi untuk bisa mengalahkan tim sekuat Arsenal saat ini. Manchester City berencana mengandalkan pengalaman mereka dalam situasi tekanan tinggi di sisa musim kompetisi.