Memasuki pekan kedua Februari 2026, PT Pertamina (Persero) melakukan langkah signifikan dengan menyesuaikan banderol harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di seluruh wilayah Indonesia. Kabar baik bagi para pengguna kendaraan pribadi, mayoritas jenis bahan bakar unggulan seperti Pertamax, Pertamax Turbo, hingga lini Dex mengalami penurunan harga yang cukup kompetitif dibandingkan bulan sebelumnya. Penyesuaian ini tentu menjadi angin segar di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia yang terus dipantau secara ketat oleh pemerintah.
Bagi Anda yang berencana melakukan pengisian bahan bakar hari ini, Rabu, 11 Februari 2026, sangat penting untuk menyimak detail harga terbaru di setiap wilayah. Pasalnya, tarif yang berlaku di DKI Jakarta bisa berbeda dengan wilayah Sumatera atau Papua akibat pengaruh Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan pemerintah daerah masing-masing. Memahami perbedaan harga ini membantu Anda dalam mengelola pengeluaran operasional kendaraan secara lebih akurat dan terencana.
Meskipun harga lini nonsubsidi cenderung melandai, pemerintah melalui Pertamina tetap menjaga stabilitas harga untuk BBM bersubsidi. Jenis Pertalite dan Bio Solar dipastikan tidak mengalami perubahan harga demi menjaga daya beli masyarakat luas serta stabilitas inflasi di sektor transportasi. Mari kita bedah lebih dalam mengenai landasan kebijakan ini, rincian harga per wilayah, serta bagaimana strategi Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi di awal tahun 2026.
Landasan Penyesuaian Harga BBM Pertamina Februari 2026
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini bukanlah tanpa alasan yang kuat. Kebijakan ini merupakan implementasi dari Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Regulasi tersebut merupakan penyempurnaan dari aturan sebelumnya mengenai formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis BBM umum, khususnya bensin dan solar yang disalurkan melalui SPBU.
Secara periodik, Pertamina mengevaluasi harga jual BBM nonsubsidi dengan mempertimbangkan rata-rata harga minyak dunia (MoPS) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ketika harga pasar global menunjukkan tren penurunan, maka manfaat tersebut langsung diteruskan kepada konsumen dalam bentuk harga yang lebih terjangkau. Hal ini menjadi bukti transparansi Pertamina dalam mengelola produk energi yang kompetitif di pasar nasional.
Daftar Produk yang Mengalami Penurunan Harga
Beberapa varian produk yang harganya menjadi lebih murah pada Februari 2026 antara lain:
-
Pertamax (RON 92): Menjadi andalan kendaraan harian dengan mesin modern.
-
Pertamax Turbo (RON 98): Pilihan bagi pengguna mesin berperforma tinggi.
-
Pertamax Green 95: Bahan bakar ramah lingkungan dengan campuran bioetanol.
-
Dexlite: Solusi efisien untuk mesin diesel.
-
Pertamina Dex: Bahan bakar diesel kualitas tertinggi dengan cetane number maksimal.
Rincian Harga BBM Pertamina di Wilayah Utama Indonesia
Wilayah dengan beban pajak PBBKB sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten, menjadi tolok ukur utama bagi banyak pengguna. Di wilayah ini, harga Pertamax kini berada di level Rp11.800 per liter, turun cukup jauh dari harga sebelumnya yakni Rp12.350 per liter. Penurunan sebesar Rp550 ini tentu sangat terasa bagi pengguna rutin yang mengisi tangki dalam volume besar.
Sementara itu, untuk segmen diesel, Dexlite juga menunjukkan penurunan harga yang menarik menjadi Rp13.250 per liter. Bagi pengguna SUV atau kendaraan niaga ringan, selisih harga ini memberikan efisiensi biaya logistik yang signifikan di awal tahun.
| Jenis BBM | Harga per Liter (DKI Jakarta/Jawa) | Harga per Liter (Bali/NTB) | Harga per Liter (NTT) |
| Pertalite | Rp10.000 | Rp10.000 | Rp10.000 |
| Pertamax | Rp11.800 | Rp11.800 | Rp12.100 |
| Pertamax Turbo | Rp12.700 | Rp12.700 | Rp13.000 |
| Pertamax Green 95 | Rp12.450 | – | – |
| Dexlite | Rp13.250 | Rp13.250 | Rp13.550 |
| Pertamina Dex | Rp13.500 | Rp13.500 | Rp13.800 |
| Bio Solar | Rp6.800 | Rp6.800 | Rp6.800 |
Mengapa Harga BBM Berbeda di Setiap Provinsi?
Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa harga di wilayah Sumatera Barat atau Riau lebih tinggi dibandingkan dengan DKI Jakarta. Jawabannya terletak pada komponen PBBKB. Berdasarkan aturan daerah, setiap provinsi memiliki wewenang untuk menentukan besaran pajak atas bahan bakar kendaraan.
Di wilayah seperti Riau dan Kepulauan Riau, harga Pertamax tercatat sebesar Rp12.400 per liter karena adanya penyesuaian pajak tersebut. Selain faktor pajak, biaya distribusi menuju wilayah terpencil juga menjadi variabel yang diperhitungkan, meskipun Pertamina terus berupaya melalui program BBM Satu Harga untuk meminimalisir disparitas tersebut.
Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina 11 Februari 2026 Seluruh Indonesia
Berikut adalah rangkuman lengkap harga jual eceran di seluruh provinsi untuk memastikan Anda mendapatkan informasi yang akurat sebelum menuju SPBU:
1. Wilayah Sumatera
-
Aceh & Sumatera Utara: Pertamax (Rp12.100), Pertamax Turbo (Rp13.000), Dexlite (Rp13.550), Pertamina Dex (Rp13.800).
-
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau: Pertamax (Rp12.400), Pertamax Turbo (Rp13.250), Dexlite (Rp13.850), Pertamina Dex (Rp14.100).
-
Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung: Pertamax (Rp12.100), Pertamax Turbo (Rp13.000), Dexlite (Rp13.550), Pertamina Dex (Rp13.800).
-
FTZ Batam: Pertamax (Rp11.300), Pertamax Turbo (Rp12.050), Dexlite (Rp12.550), Pertamina Dex (Rp12.800).
2. Wilayah Kalimantan
-
Kalimantan Barat, Tengah, & Timur: Pertamax (Rp12.100), Pertamax Turbo (Rp13.000), Dexlite (Rp13.550), Pertamina Dex (Rp13.800).
-
Kalimantan Selatan & Utara: Pertamax (Rp12.400), Pertamax Turbo (Rp13.250), Dexlite (Rp13.850), Pertamina Dex (Rp14.100).
3. Wilayah Sulawesi
-
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar: Pertamax (Rp12.100), Pertamax Turbo (Rp13.000), Dexlite (Rp13.550), Pertamina Dex (Rp13.800).
4. Wilayah Maluku dan Papua
-
Papua & Papua Barat: Pertamax (Rp12.100), Dexlite (Rp13.550), Pertamina Dex (Rp13.800).
-
Maluku & Maluku Utara: Pertamax (Rp12.100), Dexlite (Rp13.550).
Dampak Penurunan Harga bagi Ekonomi Masyarakat
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini diharapkan mampu memberikan stimulus positif bagi sektor ekonomi mikro. Dengan biaya operasional kendaraan yang lebih rendah, daya beli masyarakat untuk kebutuhan pokok lainnya dapat meningkat. Selain itu, bagi pelaku usaha kecil yang menggunakan kendaraan spesifikasi mesin terbaru, kebijakan ini memberikan ruang bernapas pada pos anggaran bahan bakar.
Penting untuk diingat bahwa meski harga Pertamax cs sedang turun, penggunaan aplikasi digital seperti MyPertamina tetap disarankan untuk mempermudah transaksi dan memantau promo menarik yang sering diberikan oleh Pertamina. Pastikan Anda selalu mengisi bahan bakar di SPBU resmi untuk menjamin kualitas dan ketepatan takaran liter.