Mantan kepala kru Honda Racing Corporation, Santi Hernandez, menyatakan keraguannya terhadap kemungkinan Marc Marquez kembali memperkuat tim pabrikan asal Jepang tersebut di masa depan pada Selasa (5/5/2026).
Keputusan Marquez untuk tetap bertahan di kubu Ducati dinilai menjadi pilihan yang paling masuk akal saat ini. Sebagaimana dilansir dari Bola, Hernandez menyoroti perubahan positif pada diri sang pembalap sejak pindah tim.
"Saya rasa tidak (Marquez kembali ke Honda). Dia sekarang di Ducati, dia bahagia, dia menemukan kembali senyumnya," ujar Santi Hernandez, Mantan Kepala Kru Honda Racing Corporation.
Hubungan profesional antara keduanya telah terjalin sejak Marquez masih berlaga di kelas Moto2. Kerja sama tersebut berlanjut ke MotoGP pada 2013 dan menghasilkan enam gelar juara dunia selama tujuh musim dominasi mereka.
Perpisahan keduanya terjadi ketika Marquez memilih bergabung dengan Gresini Racing pada musim 2024 untuk mengendarai motor Ducati. Hernandez tidak ikut dalam kepindahan tersebut dan tetap bertahan di Honda.
Kini Marquez dikabarkan semakin dekat untuk menyepakati perpanjangan kontrak dengan Ducati hingga musim 2027. Meskipun ada spekulasi mengenai kepulangan ke Honda, Hernandez menegaskan persahabatan mereka tetap terjaga meski tidak lagi bekerja dalam satu tim.
Kondisi fisik Marquez pada musim 2026 juga menjadi faktor yang diperhatikan setelah ia mengalami cedera bahu serius di Grand Prix Indonesia pada Oktober 2025. Cedera tersebut sempat menghambat performanya di lintasan balap.
Hernandez memprediksi bahwa karier balap Marquez tidak akan bertahan hingga sang pembalap mencapai usia 40 tahun. Hal ini sejalan dengan pernyataan Marquez yang mengakui bahwa masa aktifnya di lintasan balap mungkin tidak akan berlangsung lama lagi.