Igor Tudor Angkat Kaki dari Tottenham Hotspur Setelah 7 Laga

Igor Tudor resmi mengakhiri kerja sama dengan Tottenham Hotspur usai hanya memimpin tujuh pertandingan. Pemecatan ini terjadi di tengah duka pribadi sang pelatih.

Igor Tudor resmi berpisah dengan Tottenham Hotspur setelah periode singkat kepelatihannya. Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh klub, menandai berakhirnya masa kerja Tudor yang hanya berlangsung selama 44 hari dengan memimpin tujuh pertandingan. Perpisahan ini menambah catatan buruk bagi Tudor yang juga sempat didepak dari Juventus pada musim yang sama, seperti dilansir dari Bola.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai arah kebijakan klub asal London Utara tersebut, terutama saat mereka bersiap menghadapi fase krusial kompetisi. Tidak hanya Tudor, dua staf kepelatihan lainnya, Tomislav Rogic sebagai pelatih kiper dan Riccardo Ragnacci sebagai pelatih fisik, juga dipastikan meninggalkan klub bersamaan.

Dalam pernyataan resminya, Tottenham Hotspur mengonfirmasi bahwa perpisahan dengan Igor Tudor terjadi atas dasar kesepakatan bersama. Klub mengucapkan terima kasih kepada Tudor, Tomislav Rogic, dan Riccardo Ragnacci atas upaya mereka selama enam minggu terakhir, di mana mereka telah bekerja tanpa lelah. Manajemen juga menyatakan dukungan kepada Tudor dan keluarganya yang tengah berduka atas kepergian ayahnya.

Keputusan pemecatan ini sebenarnya sempat tertunda selama satu pekan sebagai bentuk empati klub terhadap situasi pribadi Tudor. Hal ini disebutkan untuk memberikan kesempatan bagi pelatih asal Kroasia tersebut fokus menjalani masa duka.

Catatan Buruk di Lapangan

Selama menjabat sejak 14 Februari lalu, performa Tottenham di bawah arahan Tudor memang jauh dari memuaskan. Dari tujuh pertandingan di semua kompetisi, tim hanya mampu meraih satu kemenangan tipis 3-2 saat menghadapi Atletico Madrid. Sisa laga berakhir dengan satu hasil imbang dan lima kekalahan, sebuah catatan yang mengkhawatirkan bagi tim yang bersaing di papan atas.

Dikutip dari TV One News, performa di Liga Primer Inggris bahkan lebih buruk, dengan empat kekalahan dari lima laga domestik. Hasil-hasil ini menempatkan posisi Tottenham dalam ancaman di klasemen, mendorong manajemen untuk mengambil tindakan cepat demi menyelamatkan sisa musim.

Menanti Sosok Pengganti

Dengan kosongnya kursi pelatih kepala, perhatian publik kini tertuju pada langkah Tottenham berikutnya. Klub memastikan bahwa pengumuman terkait pengganti Igor Tudor akan disampaikan dalam waktu dekat. Para pendukung dan pengamat sepak bola menanti siapa sosok yang akan ditunjuk untuk menjaga stabilitas tim di tengah kompetisi yang masih berjalan ketat.

Situasi ini sekaligus menegaskan tantangan besar bagi pelatih baru yang akan datang untuk segera membawa perubahan positif dan mengembalikan performa terbaik The Lilywhites.

Musim Buruk bagi Igor Tudor

Musim 2025/2026 menjadi periode yang sulit bagi Igor Tudor. Sebelum berlabuh ke Tottenham, ia telah lebih dulu didepak oleh Juventus pada 27 Oktober 2025. Saat itu, rentetan hasil negatif yang mencakup lima hasil imbang dan tiga kekalahan beruntun menjadi alasan utama pemecatannya. Ini menjadikan Tudor dipecat oleh dua klub berbeda dalam satu musim kompetisi.

Meskipun dikenal memiliki rekam jejak yang cukup mentereng di Liga Italia, termasuk pernah menangani Udinese, Verona, dan Lazio, dua pemecatan berturut-turut ini menjadi catatan kelam dalam karier kepelatihannya.

Recommended