Imran Nahumarury Ditunjuk Sebagai Pelatih Semen Padang

Semen Padang menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih baru menggantikan Dejan Antonic yang dipecat.

Manajemen Semen Padang bergerak cepat dengan menunjuk Imran Nahumarury sebagai pelatih baru, efektif sejak Kamis (5-3-2026). Keputusan ini diambil setelah pemecatan Dejan Antonic.

Dejan Antonic diberhentikan tak lama usai Firman Juliansyah dkk. bermain imbang 0-0 melawan PSIM Yogyakarta di Stadion H. Agus Salim, Padang, Rabu (4-3-2026). PSIM sendiri bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.

Semen Padang mengumumkan kedatangan Imran melalui media sosial resmi mereka pada Kamis (5-3-2026) malam dengan ucapan "Welcome (selamat datang) Coach Imran Nahumarury."

Andre Rosiade, mertua Pratama Arhan yang juga penasihat Semen Padang FC, menyampaikan pernyataan tegas terhadap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Semen Padang menjalani musim yang berat di BRI Super League 2025/2026. Mereka masih terperosok di zona degradasi setelah 24 pekan kompetisi. Saat ini, mereka berada di posisi juru kunci klasemen sementara dengan 17 poin.

Sebelumnya, Dejan Antonic didatangkan di pertengahan musim untuk menggantikan Eduardo Almeida yang juga dipecat.

Penunjukan Imran Nahumarury menimbulkan pertanyaan karena ia sempat dianggap bermasalah di klub sebelumnya, Malut United, bersama Yeyen Tumena. Saat ini, Yeyen juga bekerja untuk Semen Padang.

Asghar Saleh, wakil manajer Malut United, pernah menyatakan kekecewaannya atas praktik yang dianggap tidak pantas yang dilakukan oleh Imran dan Yeyen. "Kami tidak bisa menutup mata atas berbagai praktik tidak pantas yang dilakukan keduanya," ujar Asghar Saleh, dikutip dari Antara.

"Kami kecewa berat. Ada pemain yang mengaku harus menyetor uang agar bisa bermain. Fee pemain juga diambil dan itu jelas melanggar," imbuh Asghar.

Recommended