Irfan Bachdim Bertukar Jersey dengan Rivaldo di Gelora Bung Karno

Irfan Bachdim mendapatkan jersey Rivaldo setelah laga eksibisi Barcelona Legends melawan DRX World Legends di Jakarta pada Sabtu malam.

Penyerang Irfan Bachdim mendapatkan kenang-kenangan istimewa berupa jersey asli milik legenda Brasil, Rivaldo, usai laga eksibisi antara Barcelona Legends melawan DRX World Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (18/4/2026).

Momen pertukaran kaus tersebut terjadi setelah pertandingan berakhir, di mana Irfan berhasil membawa pulang jersey yang dikenakan langsung oleh idolanya di lapangan. Sebagaimana dilansir dari Bola, pemain berusia 37 tahun itu mengaku sangat emosional karena bisa bersaing dengan deretan bintang dunia.

Kehadiran figur-figur besar seperti Patrick Kluivert, Ronaldo Nazario, hingga Rivaldo dalam laga tersebut dinilai Irfan sebagai perwujudan mimpi masa kecilnya. Mantan pemain Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa para legenda sepak bola tersebut adalah alasan utama dirinya mengejar karier profesional.

"Luar biasa. Apalagi bisa main di lapangan dengan legenda-legenda besar seperti ini. Terus terang, saya mulai punya mimpi di sepak bola karena ada Patrick Kluivert di Ajax dulu. Itu legenda saya," ujar Irfan Bachdim, dilansir dari Bola.

Selain kekagumannya pada sosok Kluivert, Irfan juga menyebut bahwa dua ikon sepak bola Brasil lainnya, yakni Ronaldo Nazario dan Rivaldo, merupakan sosok yang memotivasi perjalanannya sejak dini. Ia merasa bersyukur bisa berdiri sejajar di lapangan yang sama dengan tokoh-tokoh inspiratif tersebut.

Irfan mengonfirmasi bahwa jersey yang ia dapatkan dari Rivaldo adalah status match worn atau pakaian yang benar-benar digunakan saat bertanding. Ia mengapresiasi kerendahan hati para pemain Barcelona Legends yang bersikap sangat ramah selama rangkaian acara di Jakarta.

Kesempatan mendapatkan memorabilia langsung dari salah satu pemain terbaik dunia dianggap Irfan sebagai hadiah simbolis atas dedikasinya di dunia sepak bola. Baginya, pertemuan tersebut bukan sekadar laga persahabatan, melainkan penghormatan terhadap sejarah karier yang ia bangun sejak kecil.

Recommended