Ivan Kolev Ungkap Sorotan terhadap Sepak Bola Indonesia

Ivan Kolev menyoroti fenomena naturalisasi pemain dan kebiasaan memakai pelatih asing di sepak bola Indonesia.

Menjelang FIFA Series 2026 di Indonesia, mantan pelatih Timnas Indonesia, Ivan Venkov Kolev, berbagi pengalamannya melatih di Indonesia. Kolev menyoroti sejumlah aspek sepak bola Indonesia, termasuk fenomena naturalisasi pemain dan preferensi terhadap pelatih asing.

Kolev, yang pernah menukangi Timnas Indonesia dalam dua periode (2002-2004 dan 2007), menyinggung kontras antara eranya dan masa kini terkait naturalisasi pemain. Saat itu, Kolev mengaku sangat mengutamakan pemain lokal.

"Perbandingan dengan masa ketika saya masih di sana sulit. Pada masa saya, atas desakan saya, ketika saya berada di tim nasional, saya sangat mengutamakan pemain lokal dan menentang naturalisasi terlalu banyak pemain asing," ujar Kolev.

Kolev menambahkan, kini ia melihat banyak pemain asing di klub dan tim nasional. Ia mempertanyakan apakah hal tersebut memberikan hasil yang sesuai dengan harapan masyarakat Indonesia. Menurutnya, naturalisasi yang dimaksud adalah pemain yang tidak memiliki darah Indonesia.

Sorotan pada Preferensi Pelatih Asing

Selain masalah naturalisasi, Kolev juga menyoroti kecenderungan sepak bola Indonesia yang lebih memilih pelatih asing daripada pelatih lokal. Ia menganggap hal ini sebagai sebuah kesalahan.

"Mereka mencari pelatih yang memiliki otoritas lebih besar," tutur Kolev.

Kolev berpendapat bahwa pelatih lokal mungkin dianggap kurang berwibawa, namun ia menekankan bahwa penilaian tersebut keliru.

Kiprah Kolev di Sepak Bola Indonesia

Selain Timnas Indonesia, Kolev juga memiliki pengalaman melatih sejumlah klub di Indonesia, termasuk Persija Jakarta, Mitra Kukar, Persipura Jayapura, Sriwijaya FC, dan PS TNI. Saat ini, Kolev melatih FC Chernomorets 1919 Burgas, klub kasta kedua di Liga Bulgaria.

Recommended