Jaecoo Perkenalkan Teknologi SHS untuk Efisiensi Biaya Energi Mobil

Jaecoo meluncurkan teknologi Super Hybrid System pada model J7 dan J8 untuk menekan biaya energi tahunan hingga Rp5 jutaan di Indonesia.

Produsen otomotif Jaecoo memperkenalkan teknologi Super Hybrid System (SHS) melalui model J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS di DKI Jakarta pada Kamis (14/5/2026). Inovasi ini diklaim mampu memangkas biaya energi operasional kendaraan hingga Rp5 jutaan per tahun bagi konsumen di Indonesia.

Penggunaan teknologi tersebut bertujuan menjawab kebutuhan pasar akan kendaraan berelektrifikasi yang efisien namun tetap bertenaga. Dilansir dari Medcom, Jaecoo J7 SHS-P diprediksi hanya memerlukan biaya energi tahunan sebesar Rp5,8 juta dengan pola penggunaan harian mode EV.

Angka tersebut dihitung berdasarkan asumsi harga bahan bakar RON 92 senilai Rp12.300 per liter dan tarif listrik Rp1.699 per kWh. Melalui simulasi perusahaan, pemilik kendaraan berpotensi menghemat pengeluaran hingga Rp16 juta per tahun jika dibandingkan dengan SUV konvensional sekelasnya.

Secara teknis, Jaecoo J7 SHS-P mengandalkan motor listrik dengan efisiensi 5,46 km/kWh dan konsumsi bensin mencapai 35 km/liter. Perpaduan sistem ini memungkinkan kendaraan menempuh jarak total 1.377 kilometer dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar penuh.

Sementara itu, varian J8 SHS-P ARDIS mencatatkan efisiensi motor listrik sebesar 5,22 km/kWh dengan konsumsi bahan bakar 23,7 km/liter. Model ini bahkan telah meraih rekor MURI setelah berhasil menempuh jarak hingga 1.660 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

"Jaecoo J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS dirancang untuk menghadirkan efisiensi energi sekaligus performa untuk perjalanan jarak jauh," ujar Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma, melalui keterangan resminya.

Teknologi SHS yang diusung merupakan sistem hybrid generasi kelima dengan tingkat efisiensi termal mencapai 44,5 persen. Mekanisme ini mengoptimalkan kerja antara mesin pembakaran internal dan motor listrik secara simultan untuk menghadapi berbagai kondisi jalan.

Model J7 SHS-P dibekali mesin 1.5T dengan transmisi 1-speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Di sisi lain, J8 SHS-P ARDIS menggunakan mesin 1.5TGDI yang dipadukan dengan transmisi 3-speed DHT untuk respons performa yang lebih tinggi.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Jaecoo juga menargetkan perluasan jaringan distribusi di tanah air. Perusahaan berencana mengoperasikan hingga 80 outlet dealer resmi di seluruh wilayah Indonesia pada akhir tahun 2026 mendatang.

Recommended