The Jakmania Laporkan Marc Klok ke PSSI Terkait Provokasi Suporter

Ketua Umum The Jakmania resmi melaporkan gelandang Persib Marc Klok ke PSSI terkait ajakan tandang suporter yang dinilai mengancam keamanan.

Ketua Umum The Jakmania, Diky Budi Ramadhan, resmi melaporkan gelandang Persib Bandung, Marc Klok, kepada PSSI di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta Pusat, pada Jumat (8/5/2026) siang WIB. Laporan tersebut dipicu oleh pernyataan pemain naturalisasi itu yang dianggap dapat memicu gesekan antar suporter di tengah situasi keamanan yang sensitif.

Surat pengaduan tersebut diserahkan langsung kepada Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, sebagai langkah aspirasi resmi dari organisasi suporter Persija Jakarta. Dilansir dari Bola, Diky menilai ajakan yang dilontarkan Klok kepada pendukung Persib untuk melakukan perjalanan tandang merupakan tindakan yang kurang bijaksana.

Permasalahan bermula dari ucapan Marc Klok yang mengajak Bobotoh untuk hadir langsung di Samarinda, Kalimantan Timur, guna mendukung Persib. Persib Bandung dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta dalam laga pekan ke-32 kasta tertinggi sepak bola Indonesia di Stadion Segiri pada Minggu (10/5/2026) sore WIB.

Pertandingan tersebut sedianya digelar di Jakarta, namun pihak kepolisian tidak memberikan izin keramaian sehingga laga harus dipindahkan ke Pulau Kalimantan. Perpindahan lokasi ini sudah menciptakan tensi tinggi karena adanya pembatasan kehadiran penonton di luar wilayah asal tim tuan rumah.

"Memang hari ini kami dari Pengurus Pusat The Jakmania menyampaikan surat aspirasi kami kepada PSSI sebagai yang paling bertanggung jawab terhadap sepak bola di Indonesia berkaitan dengan statement satu di antara pemain Persib Bandung yaitu Marc Klok," kata Diky Budi Ramadhan, Ketua Umum The Jakmania.

Diky menambahkan bahwa meski pernyataan tersebut mungkin bersifat candaan, momentumnya dianggap tidak tepat mengingat kondisi keamanan nasional sedang dipantau ketat. Menurutnya, keselamatan anggota The Jakmania dan kondusivitas sepak bola nasional menjadi prioritas utama yang harus dijaga oleh semua pihak.

Fokus utama pengaduan ini adalah kekhawatiran akan terjadinya mobilisasi massa suporter tim tamu ke wilayah netral yang dapat mengganggu ketertiban. Pihak Jakmania memandang bahwa pemain profesional seharusnya ikut membantu meredam situasi, bukan justru memperkeruh suasana dengan seruan yang berisiko.

Hingga saat ini, PSSI telah menerima berkas pengaduan tersebut untuk dipelajari lebih lanjut oleh komite terkait. Pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung tetap dijadwalkan berlangsung sesuai jadwal di Stadion Segiri tanpa perubahan status lokasi terbaru.

Recommended