Rezaldi Hehanusa Kesulitan Bersaing di Skuad Utama Persik Kediri

Rezaldi Hehanusa, bek senior Persik Kediri, menghadapi tantangan berat untuk mendapatkan menit bermain akibat ketatnya persaingan dengan pemain impor dan U-22.

Persaingan ketat untuk menempati posisi starting XI di klub-klub sepak bola nasional, terutama karena kuota pemain impor yang mencapai 11 orang, membuat pemain lokal harus berjuang keras. Situasi ini dialami pula oleh Persik Kediri yang memiliki sepuluh pemain asing, sehingga hanya menyisakan empat slot untuk pemain domestik dalam setiap pertandingan, seperti dilansir dari Bola.

Rezaldi Hehanusa, bek senior berusia 30 tahun, menghadapi tantangan serius dalam mendapatkan menit bermain. Mantan punggawa Timnas Indonesia yang bergabung dengan Persik sebagai pemain pinjaman dari Persib di putaran kedua ini, bersaing di posisi bek kiri yang sangat vital.

Musim ini, catatan penampilan Rezaldi Hehanusa terbilang minim. Ia hanya tampil dalam dua pertandingan dengan total durasi 44 menit. Bersama Persib, ia bermain selama 23 menit, sementara di Persik, ia hanya merumput 21 menit saat timnya takluk 0-4 dari Malut United di Ternate. Debutnya bersama Persik bahkan diwarnai kartu merah, yang membuatnya harus absen dalam tiga laga.

Selain hukuman larangan bermain, Rezaldi juga sempat absen dalam empat pertandingan karena cedera. Kini, meski dikabarkan telah pulih, ia belum memiliki jaminan untuk tampil dalam pertandingan pekan ke-26 BRI Super League melawan Persijap di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Senin, 6 April 2026.

Persaingan Ketat di Lini Belakang

Kembalinya Rezaldi Hehanusa ke kondisi bugar tidak serta merta memastikan tempatnya di skuad utama. Pasalnya, Rendy Sanjaya, bek kiri muda, juga telah pulih dari cederanya. Rendy dinilai memiliki peluang lebih besar untuk diturunkan oleh pelatih Marcos Reina, terutama karena ia dapat mengisi slot pemain U-22.

Dalam empat laga sebelumnya, penampilan Rendy Sanjaya sangat impresif, menjadikannya pilihan utama Marcos Reina dibandingkan pemain U-22 lain seperti Wigi Pratama (striker) atau Rifki Ray Farandi (gelandang dan bek kiri). Posisi Wigi Pratama dan Rifki Ray Farandi sendiri telah diisi oleh figur impor yang sangat krusial bagi Persik untuk meningkatkan daya gedor, seperti Jose Enrique, Ernesto Gomez, Jon Toral, dan Adrian Luna.

Recommended