Jenson Button Yakin Lewis Hamilton Bangkit di F1 2026

Jenson Button optimistis Lewis Hamilton akan kembali ke performa terbaiknya di Formula 1 2026, berkat regulasi baru.

Jenson Button, mantan rekan setim Lewis Hamilton di McLaren, meyakini bahwa Hamilton akan kembali menunjukkan performa terbaiknya di Formula 1 musim 2026. Keyakinan ini didasari oleh perubahan regulasi yang akan diterapkan.

Button mengaku prihatin melihat perjuangan Hamilton pada musim debutnya bersama Ferrari di tahun 2025. Ia merasakan kesulitan yang dialami Hamilton dalam beradaptasi.

"Sulit melihat Lewis pada 2025. Kami pernah menjadi rekan setim selama tiga tahun. Saya tahu seberapa hebat dia, jadi sangat berat melihatnya kesulitan bersama tim, dan Anda bisa melihat dari wajahnya, betapa itu menyakitkan," kata Button kepada Sky Sports.

Perubahan regulasi diyakini akan menjadi keuntungan bagi Hamilton. Button percaya bahwa juara dunia tujuh kali itu akan kembali ke jalur kemenangan. "Dengan perubahan regulasi yang baru, saya benar-benar yakin kita akan melihat Lewis Hamilton kembali ke performa terbaiknya," ujarnya.

Button menambahkan bahwa Hamilton akan memiliki andil dalam perancangan mobil dan memiliki kepercayaan diri untuk membawanya ke arah yang sesuai dengannya. Ia juga berharap Ferrari kembali bersaing di barisan terdepan.

Saat ditanya mengenai peluang Hamilton meraih gelar juara dunia kedelapan, Button memilih untuk menunggu hingga balapan pertama musim ini. "Saya akan memberi tahu Anda setelah balapan pertama, apakah itu mungkin atau tidak. Tetapi, dengan perubahan regulasi seperti sekarang, segalanya mungkin terjadi," jawabnya.

Pada musim 2025, Hamilton mengalami salah satu musim terburuk dalam kariernya di F1. Ia gagal meraih satu pun kemenangan grand prix maupun podium. Meskipun demikian, ada indikasi positif dari Ferrari bahwa mereka telah menyiapkan mobil yang kompetitif untuk musim mendatang.

"Peran saya adalah mendengarkan sebanyak mungkin. Pada akhirnya, kami duduk bersama dan membahas masalah, hal-hal positif, dan negatif. Lalu kami menyusun rencana tentang apa yang ingin kami tangani keesokan harinya, sebagai hari terakhir kami," ungkap Hamilton setelah tes privat di Barcelona.

"Sejauh ini kami sudah mendapatkan data yang bagus, jadi sekarang tinggal memahaminya dan memastikan Anda membuat keputusan yang benar-benar jelas dan tepat tentang apa yang akan diuji ke depan sebelum kami menuju Bahrain," tambahnya.

Recommended