Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuat keputusan mengejutkan menjelang bergulirnya Piala AFF 2026. Arsitek skuad Garuda tersebut tetap memanggil penyerang sayap Persija Jakarta, Witan Sulaeman, untuk mengikuti pemusatan latihan.
Langkah ini tergolong tidak biasa karena performa sang pemain dinilai kurang mengesankan di level klub. Dilansir dari Bola, situasi serupa juga dialami oleh beberapa nama lain yang masuk dalam daftar panggil tim nasional.
Walau demikian, Herdman tetap memberikan kepercayaan kepada para pemain tersebut. Mereka diproyeksikan menjadi bagian dari skuad Merah Putih dalam mengarungi turnamen antarnegara di Asia Tenggara itu.
Witan Sulaeman sebenarnya mempunyai rekam jejak yang mumpuni pada level internasional, khususnya semasa kepelatihan Shin Tae-yong. Hanya saja, grafik penampilannya di kompetisi domestik belakangan ini mengalami penurunan cukup drastis.
Menit bermain yang didapatkan pemain berusia 24 tahun ini bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026 tergolong minim. Kontribusinya di lapangan hijau dinilai masih jauh dari performa ideal.
Dari total 18 pertandingan yang dijalani, pemain kelahiran Palu tersebut mencatatkan durasi tampil selama 855 menit. Dia dipercaya menjadi starter sebanyak delapan kali dengan sumbangan satu gol serta empat assist.
Kesempatan bermain Witan Sulaeman merosot tajam pada putaran kedua musim ini. Pelatih Mauricio Souza tercatat hanya menurunkannya dalam lima pertandingan, dan sang winger lebih sering berada di bangku cadangan.Kesulitan menembus skuad utama Macan Kemayoran ini sudah dirasakan sejak dua musim terakhir. Witan Sulaeman terakhir kali menjadi pilihan reguler di tim utama pada kompetisi edisi 2023/2024.
Pada periode tersebut, dia mampu mengumpulkan 33 penampilan dengan total durasi mencapai 1.670 menit. Produktivitasnya juga lebih tinggi lewat torehan empat gol dan sembilan assist.
Rekam Jejak di Skuad Garuda
Kendati kesulitan di level klub, jebolan SKO Ragunan ini merupakan salah satu pilar aktif dengan rekam jejak mentereng di tim nasional. Dia sudah menjadi tumpuan sejak memperkuat Timnas U-19.
Berdasarkan data Transfermarkt, Witan Sulaeman mengoleksi 34 penampilan dan mencetak 8 gol untuk Timnas U-19. Pada kelompok umur ini, dia sempat merasakan polesan dua pelatih berbeda, yakni Indra Sjafri dan Shin Tae-yong.
Kariernya berlanjut ke level U-22 dan U-23 dengan catatan 42 pertandingan dan sembilan gol. Di tingkat ini, dia turut mempersembahkan perunggu SEA Games 2021, emas SEA Games 2023, serta membawa tim melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024.Sementara di tingkat senior, debutnya dimulai sejak Mei 2021 di bawah arahan Shin Tae-yong. Witan Sulaeman sudah mengemas 46 penampilan dengan kontribusi sembilan gol dan delapan assist.
Peluang Menuju Piala AFF Ketiga
Jika mampu lolos dari tahapan seleksi hingga masuk skuad final pilihan John Herdman, Witan Sulaeman akan mencatatkan keikutsertaan ketiganya dalam turnamen Piala AFF.
Pada Piala AFF 2020, dia menjadi bagian tim yang berhasil menembus babak final. Namun, skuad Garuda harus puas menjadi runner-up setelah kalah agregat 2-6 dari Timnas Thailand di partai puncak.
Dia kembali dipanggil pada Piala AFF 2022, tetapi langkah Indonesia terhenti di semifinal setelah ditumbangkan Vietnam dengan agregat 0-2. Witan Sulaeman sempat absen pada edisi 2024 karena tim kepelatihan saat itu lebih memilih fokus pada pemain muda.