John Herdman Dorong Pemain Muda Timnas Indonesia Berkarier di Luar Negeri

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman berkomitmen mempercepat ekspor pemain muda potensial ke klub luar negeri demi lolos ke Piala Dunia 2030.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menetapkan program krusial dalam masa kepelatihannya bersama skuad Garuda. Program utama tersebut berfokus pada pemberian dukungan penuh bagi para pesepak bola muda tanah air untuk mengembangkan karier di luar negeri.

Dikutip dari Bola, John Herdman menilai pemberian kesempatan bermain di Timnas Indonesia menjadi langkah awal yang penting. Proses ini diharapkan dapat membuka jalan bagi pilar muda untuk dilirik oleh klub luar negeri.

"Jadi misi kami adalah mengekspor pemain muda Indonesia secepat mungkin ke tim tier satu dan tier dua ketika mereka sudah siap," ujar John Herdman.

"Jadi ekspor pemain sangat penting dan Timnas Indonesia menjadi bagian dari proses itu," sambung John Herdman.

Strategi besar ini dirancang demi mewujudkan target membawa Timnas Indonesia menembus putaran final Piala Dunia 2030. John Herdman meyakini bahwa Indonesia dianugerahi talenta besar, namun aspek kemampuan para pemain masih harus terus ditingkatkan.

Langkah nyata dari komitmen tersebut sudah mulai diterapkan oleh sang juru taktik. Salah satu talenta muda yang langsung mendapatkan kepercayaan di level internasional adalah Dony Tri Pamungkas.

Kesempatan emas didapatkan Dony Tri Pamungkas saat memperkuat Timnas Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026. Dalam ajang tersebut, pemain muda ini diturunkan dalam dua pertandingan krusial, masing-masing saat bersua Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria.

"Karena itu memainkan Dony Tri Pamungkas di FIFA Series terakhir sangat penting. Pengalaman internasional untuk pemain muda sangat penting," ujar John Herdman.

Menarik Minat Agen Sepak Bola Dunia

John Herdman menambahkan bahwa pergerakan agen sepak bola di era modern cenderung lebih selektif. Pihak pencari bakat internasional umumnya memprioritaskan pemain dengan usia yang masih sangat muda.

Kriteria utama yang dicari oleh para pemandu bakat adalah pemain yang berada di bawah kelompok usia 20 tahun. Menurutnya, talenta pada rentang usia tersebut memiliki nilai investasi yang jauh lebih tinggi di pasar Eropa maupun Asia.

"Karena agen dan pencari bakat hanya melihat pemain muda. Mereka tidak tertarik dengan pemain usia 23, 24, atau 25 tahun. Mereka melihat pemain usia 18, 19, dan 20 tahun. Jadi tujuan kami adalah mempercepat peluang untuk pemain muda Indonesia yang kami percaya punya potensi pindah ke tim tier dua dan semoga tier satu," jelas John Herdman.

Recommended