Gelandang muda Kobbie Mainoo resmi menyepakati perpanjangan kontrak jangka panjang dengan Manchester United pada Rabu (22/4/2026). Kesepakatan baru ini akan mengikat pemain berkebangsaan Inggris tersebut di Old Trafford hingga tahun 2031 mendatang.
Kenaikan gaji signifikan menjadi poin utama dalam perjanjian baru ini, di mana upah Mainoo dilaporkan melonjak empat kali lipat dari nilai sebelumnya. Dilansir dari Bola melalui laporan Mirror, Mainoo akan menerima gaji sebesar £120.000 atau setara Rp2,78 miliar per pekan.
Keputusan penandatanganan kontrak ini menandai titik balik besar bagi Mainoo yang baru saja merayakan ulang tahun ke-21 pada Minggu (19/4/2026). Sebelumnya, pemain didikan akademi Setan Merah tersebut hampir meninggalkan klub untuk bergabung dengan Napoli sebagai pemain pinjaman.
Keinginan untuk hengkang sempat muncul saat Manchester United masih ditangani oleh Ruben Amorim. Mainoo merasa jenuh akibat minimnya menit bermain yang ia dapatkan di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut selama beberapa bulan terakhir.
Situasi berubah drastis setelah pemecatan Amorim dan penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih sementara. Carrick langsung mengembalikan peran vital Mainoo di lini tengah, yang kemudian berdampak pada keberhasilan tim menembus posisi tiga besar klasemen Premier League.
Meskipun tidak terjun langsung dalam meja perundingan, Michael Carrick disebut menjadi sosok kunci di balik realisasi kontrak baru ini. Carrick memberikan rekomendasi kuat kepada jajaran petinggi klub mengenai nilai strategis Mainoo bagi masa depan tim.
Manajemen klub menyetujui kenaikan gaji besar tersebut sebagai apresiasi atas performa konsisten sang pemain di lapangan. Peningkatan status ini juga memberikan suntikan kepercayaan diri bagi Mainoo untuk mengamankan tempat di tim nasional Inggris.
Mainoo kembali dipanggil memperkuat skuad Tiga Singa pada bulan lalu untuk laga internasional. Saat ini, sang gelandang fokus menjaga kebugaran agar dapat masuk dalam daftar pemain resmi Inggris yang akan berangkat ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara pada Juni mendatang.