Jorge Martin Komentari Kondisi Trek MotoGP Brasil 2026

Jorge Martin memberikan komentar mengenai kondisi trek yang berlubang di MotoGP Brasil 2026, meskipun sempat ada penundaan.

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, memberikan komentarnya terkait kondisi trek di Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Brasil, tempat digelarnya Sprint Race MotoGP, Minggu (22/03/2026). Martin sendiri berhasil finis di posisi ketiga pada balapan tersebut.

Meski terdapat masalah pada aspal yang berlubang, Martin berpendapat bahwa balapan tetap dapat dilaksanakan. Sesi kualifikasi Moto3, Moto2, dan Sprint Race MotoGP sempat mengalami revisi jadwal akibat masalah ini. Aspal yang berlubang terletak di sektor lurus area start/finis dan penambalan area ini menyebabkan penundaan Sprint Race selama 1 jam 20 menit.

Menurut Martin, balapan dapat berjalan tanpa penambalan karena lubang tidak berada di jalur balap (racing line). "Bagi saya, kami bisa balapan meskipun ada lubang karena lubang itu tidak berada di racing line, jadi saya pikir bagi kami para pembalap MotoGP, kami bisa mengatasinya," ungkap Jorge Martin.

Di sisi lain, Monster Energy Yamaha MotoGP meluncurkan YZR-M1 bermesin V4 di Jakarta, Rabu (21/1/2026). Motor ini akan digunakan Fabio Quartararo dan Alex Rins pada MotoGP 2026 dan akan diuji di Sirkuit Sepang.

Finis ketiga di Sprint Race MotoGP Brasil menjadi podium pertama bagi Jorge Martin bersama Aprilia Racing. Hasil ini juga melanjutkan tren positif setelah tampil kompetitif di seri pertama Thailand.

"Selama beberapa bulan terakhir ini saya banyak berlatih dan mencoba menyatukan semuanya, dan tampaknya kepercayaan diri saya semakin meningkat, saya semakin kompetitif selama sesi latihan,” kata Jorge Martin.

“Saya tahu apa yang saya butuhkan dari motor, saya tahu apa yang saya butuhkan untuk gaya balap saya. Jadi, hari ini, saya tahu potensi saya bahkan untuk meraih kemenangan," tegasnya.

Menjelang balapan MotoGP Brasil, Martin mengakui bahwa menantang Ducati selama 31 lap akan sulit dengan motor Aprilia RS-GP.

"Saya rasa kami selangkah lebih dekat dari Ducati. Saya mendengar komentar mereka dan tentu saja kami juga memiliki gearbox yang berbeda, jadi mungkin untuk besok kami harus sedikit mengubahnya," ungkap Martin.

"Saya percaya diri. Saya rasa di sini lebih tentang seberapa cepat pembalap dapat beradaptasi dengan kondisi. Pada Sprint Race sangat berbeda dari sesi latihan lainnya, jadi saya berharap dapat meningkatkan performa untuk balapan," lanjut pembalap berusia 28 tahun itu.

Recommended