Jorge Martin Optimistis Tatap MotoGP 2026 Bersama Aprilia

Jorge Martin optimistis menatap MotoGP 2026 bersama Aprilia, meski musim 2025 kurang memuaskan akibat cedera dan adaptasi.

MotoGP 2025 menjadi musim yang kurang menggembirakan bagi Jorge Martin. Setelah meraih gelar juara dunia pada 2024, serangkaian cedera dan proses adaptasi dengan tim barunya, Aprilia, membuat pembalap asal Spanyol ini hanya mampu menempati posisi ke-21 di klasemen akhir dengan 34 poin.

Martin, yang sebelumnya berjaya bersama tim satelit Ducati, Pramac Racing, sempat berambisi untuk naik ke tim pabrikan Ducati pada 2025. Namun, impiannya pupus setelah Marc Marquez yang dipilih.

Kepindahan Martin ke Aprilia ternyata tidak berjalan mulus. Cedera yang dialaminya sejak pramusim menjadi kendala. Motorsport Espana melontarkan pertanyaan menarik, menanyakan apakah Martin bisa bersaing dengan Marc Marquez untuk meraih gelar juara dunia jika ia tetap mengendarai motor Ducati pada MotoGP 2025.

"Kita tidak akan pernah tahu. Tapi melihat musim Alex Marquez dan membandingkan catatan waktu balapan tahun ini dengan tahun 2024, saya pikir saya bisa bersaing," kata Jorge Martin.

"Tentu saja, saya akan memberikan 100 persen dan saya pikir 100 persen itu sudah cukup bagi saya untuk bersaing, bukan untuk mengalahkan Marc, karena itu tidak mungkin diketahui sekarang, mungkin kita akan tahu nanti," tambahnya.

Meski demikian, Martin tetap optimistis bahwa dirinya dan motor Aprilia mampu menunjukkan performa yang lebih baik pada MotoGP 2026.

"Apa yang telah dilakukan Marc tahun ini luar biasa. Tapi saya menganggap diri saya kuat, dan saya pikir dengan mempertahankan motor yang sama selama satu tahun lagi dan dengan lebih banyak pengalaman, saya pasti bisa bersaing. Tapi itu sesuatu yang tidak akan pernah kita ketahui," ungkapnya.

Pengamat MotoGP, Neil Hodgson, meyakini bahwa Martin akan mengincar kursi di tim Ducati jika musim MotoGP 2026 tidak berjalan baik bersama Aprilia.

Martin terikat kontrak dengan Aprilia hingga akhir 2026. Pada bulan Mei, ia sempat mengumumkan niatnya untuk membatalkan kontrak tersebut dan mencari tim lain. Namun, pada akhirnya, ia mengurungkan niatnya. Aprilia sendiri menunjukkan potensi yang menjanjikan bersama Marco Bezzecchi, yang bahkan berhasil memenangkan dua seri terakhir MotoGP 2025.

Recommended