Jorge Martin, pembalap Aprilia Racing, merasa semakin dekat untuk bersaing memperebutkan kemenangan dengan Marco Bezzecchi, rekan setimnya. Hal ini diungkapkan setelah MotoGP Thailand.
Walaupun kemenangan Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand menjadi sorotan utama, Martin mengaku puas dengan finis keempatnya di Sirkuit Buriram.
Menurut juara dunia MotoGP 2024 tersebut, posisi keempat ini terasa spesial dan meningkatkan kepercayaan dirinya, apalagi dengan persiapan yang minim.
Persiapan Martin menuju seri pembuka musim memang tidak ideal. Ia hanya menjalani dua hari tes pramusim setelah operasi lanjutan akibat cedera musim lalu.
Penampilan solid Martin di Sirkuit Buriram ditandai dengan duel sengit melawan Marc Marquez dan Pedro Acosta. Ia finis hanya tiga detik di belakang Raul Fernandez yang meraih podium ketiga.
"Saya sangat senang. Dengan hanya dua hari tes, bisa datang ke sini, membangun dasar motor, lalu finis lima besar di kedua balapan dan juga di sesi kualifikasi, itu hasil yang bagus," kata Martin.
Kepuasan Martin bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga sensasi yang dirasakannya di atas motor. Setelah musim 2025 yang terganggu cedera, Martin merasa kembali ke performa terbaiknya.
"Di awal grand prix saya merasa sangat bagus. Saya kembali bertarung dengan Marc dan Pedro. Saya merasakan lagi bahwa saya adalah pembalap yang sama seperti sebelumnya," ujarnya.
Meski demikian, Martin mengakui masih ada beberapa aspek teknis yang perlu ditingkatkan untuk menyamai kecepatan Bezzecchi dan rival lainnya.
"Saya masih harus meningkatkan setelan motor untuk mengejar Marco dan yang lainnya. Namun Raul juga tidak terlalu jauh dari saya, jadi sebenarnya podium masih mungkin."