Yamaha bergerak cepat mengamankan posisi pebalap setelah Fabio Quartararo memutuskan hengkang. Jorge Martin dikabarkan telah menyetujui kontrak berdurasi dua tahun untuk memimpin proyek Yamaha di MotoGP mulai musim 2027.
Karier Martin bersama Aprilia sejauh ini tidak berjalan sesuai harapan. Meskipun datang dengan status juara dunia MotoGP 2024, pebalap Spanyol tersebut justru harus berjuang dengan cedera dan konflik kontrak yang rumit.
Ketidakpastian masa depan Martin di Aprilia tetap ada, meskipun sempat ada indikasi ia akan bertahan setelah Marco Bezzecchi menunjukkan performa yang baik dengan RS-GP25.
Keputusan Quartararo untuk bergabung dengan Honda musim depan semakin memicu perubahan ini. Yamaha kehilangan tokoh kunci untuk memimpin mereka dalam menghadapi era regulasi baru MotoGP 2027.
Yamaha tampaknya tidak ingin berlama-lama dalam keterpurukan. Pabrikan asal Iwata itu disebut-sebut telah menemukan juara dunia lain sebagai andalan baru.
Menurut laporan Motorsport Espana, Martin sedang menyelesaikan kontrak dua musim dengan tim pabrikan Yamaha, yang akan berlaku mulai tahun 2027.
Kesepakatan ini tercapai saat Martin kembali mengalami masalah cedera. Ia hadir di Tes Pramusim Sepang, tetapi hanya bisa menyaksikan dari pinggir lintasan.
Jika transfer ini terwujud, Martin akan mengendarai motor yang berbeda untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir, setelah Ducati, Aprilia, dan kemudian Yamaha.
Kehadiran Martin dinilai dapat menjadi penyelamat Yamaha, sekaligus harapan baru untuk keluar dari periode kekecewaan pada tahun 2027.
Namun, masih menjadi pertanyaan siapa yang akan mendampingi Martin di tim pabrikan Yamaha. Rumor menyebutkan bahwa Alex Rins tidak akan dipertahankan sebagai pebalap tim utama, membuka peluang duet antara Jorge Martin dan Toprak Razgatlioglu pada MotoGP 2027.