SDN Pagatan Besar dan Sungai Lulut 1 Juarai MLSC Banjarmasin

SDN Pagatan Besar dan SDN Sungai Lulut 1 meraih gelar juara dalam kompetisi sepak bola putri perdana di Banjarmasin yang diikuti 661 siswi.

SDN Pagatan Besar dan SDN Sungai Lulut 1 resmi keluar sebagai juara dalam ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Banjarmasin seri perdana yang berlangsung di Green Yakin Soccer Field, Banjar, pada Minggu (3/5/2026).

Kompetisi sepak bola putri ini melibatkan 661 siswi dari 49 sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di wilayah Banjarmasin serta sekitarnya, sebagaimana dilansir dari laporan Bola. Sebanyak 62 tim bersaing ketat yang terbagi dalam kategori Kelompok Usia (KU) 10 dan KU12.

Pada partai final KU10, SDN Pagatan Besar memastikan gelar juara setelah menumbangkan SDN Sungai Andai 4 dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Miftahul Gina pada menit ke-27 yang juga mengukuhkannya sebagai pencetak gol terbanyak dengan 12 gol.

Sementara itu, kategori KU12 dimenangi oleh SDN Sungai Lulut 1 setelah mengalahkan SDN Telaga Biru 1 dengan skor 1-0. Kemenangan tersebut dipastikan melalui tendangan lambung jarak jauh yang dilepaskan Ade Septiyana Putri pada menit ke-8 pertandingan.

Kepala Pelatih MLSC, Jacksen F. Tiago, menyatakan bahwa ajang ini bertujuan untuk pemassalan sepak bola putri dan mengimbau sekolah sepak bola (SSB) setempat mulai fokus pada pembinaan pemain putri.

"Ajang ini bukan sekadar turnamen, tetapi bagian dari proses seleksi dan pembinaan jangka panjang. Pemain yang tampil menonjol akan memiliki kesempatan untuk melangkah ke level berikutnya, termasuk bergabung dalam MLSC All-Stars," kata Jacksen Tiago, Kepala Pelatih MLSC.

Tim pelatih saat ini telah mengkurasi sekitar 25 pemain terbaik dari turnamen tersebut untuk mengikuti program latihan tambahan intensif tiga kali sepekan. Program ini dirancang guna mengasah teknik dan mental bertanding para atlet muda asal Kalimantan Selatan.

Ketua Asprov PSSI Kalsel sekaligus Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, turut mengapresiasi turnamen ini sebagai jawaban atas tingginya minat sepak bola putri di daerahnya yang selama ini minim kompetisi.

Pihak penyelenggara berkomitmen untuk melanjutkan pembinaan ini secara terukur dan berkelanjutan demi melahirkan talenta yang mampu bersaing di tingkat nasional. Para pemain terpilih nantinya akan mewakili Banjarmasin dalam ajang All-Stars yang dijadwalkan berlangsung di Kudus pada 24-28 Juni 2026.

Recommended