Tiket Liga Champions musim depan kini berada dalam jangkauan dekat Juventus. Klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut hanya memerlukan dua kemenangan lagi demi mengamankan posisi empat besar. Kesempatan emas ini terbuka saat mereka menghadapi Fiorentina pada pertandingan kandang pamungkas Serie A musim 2025/2026, Minggu (17-5-2026) sore WIB.
Persaingan di zona papan atas kompetisi tertinggi Italia saat ini berlangsung sangat sengit. Jarak poin antara tim peringkat kedua hingga kelima hanya terpaut tiga angka saja. Seperti dilansir dari Bola, Juventus kini menempati peringkat ketiga menjelang bergulirnya pekan ke-37.
Skuat yang diasuh oleh Luciano Spalletti ini memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri. Bianconeri unggul tipis satu poin dari AC Milan dan AS Roma yang membayangi di posisi keempat dan kelima, sementara Como berada di belakang mereka dengan selisih dua poin lagi.
Situasi ini menegaskan bahwa tambahan poin penuh dari dua laga sisa otomatis mengunci posisi empat besar bagi Juventus. Pada pertandingan pekan lalu, Juventus meraih kemenangan tipis 1-0 atas Lecce.
Hasil tersebut sangat krusial bagi tim, walaupun performa lini serang sempat membuat Spalletti frustrasi di pinggir lapangan akibat banyak membuang peluang emas. Gol tunggal penentu kemenangan dalam laga itu dicetak oleh Dusan Vlahovic ketika pertandingan baru berjalan 12 detik.
Juventus saat ini sedang berada dalam tren performa yang sangat impresif. Si Nyonya Tua tercatat belum tersentuh kekalahan dalam 11 pertandingan berturut-turut di seluruh kompetisi yang mereka ikuti.
Kekuatan utama armada Luciano Spalletti terletak pada sektor belakang. Lini pertahanan Juventus menjadi yang terbaik di lima liga top Eropa dalam sembilan pertandingan terakhir, dengan statistik hanya kebobolan dua gol serta mengemas tujuh clean sheet.
Meski produktivitas lini depan dinilai belum konsisten, kokohnya benteng pertahanan menjadi kunci penting. Ditambah lagi, bermain di Turin menjadi keuntungan besar karena Juventus baru menelan satu kekalahan kandang di Serie A musim ini.
Rekor sejarah pertemuan kedua tim juga lebih berpihak kepada tuan rumah. Juventus tercatat hanya kalah sekali dalam 17 pertandingan kandang terakhir ketika menjamu Fiorentina di Turin.
Satu-satunya kekalahan tersebut dialami Juventus saat Dusan Vlahovic masih membela Fiorentina. Pemain asal Serbia itu mencetak gol dalam kemenangan mengejutkan Fiorentina dengan skor telak 3-0.
Fiorentina Mengincar Hasil Positif di Akhir Musim
Fiorentina tetap tidak dapat dipandang sebelah mata oleh kubu tuan rumah. Setelah sempat menelan tiga kekalahan beruntun tanpa mencetak gol, klub berjuluk La Viola ini tidak terkalahkan dalam tiga bentrokan terakhir melawan Juventus, termasuk hasil imbang 1-1 pada November lalu.
Pasukan Fiorentina bertandang ke Turin modal hasil imbang tanpa gol melawan Genoa. Hasil satu poin tersebut sudah cukup untuk memastikan posisi mereka aman dari ancaman degradasi, namun kelompok suporter tetap menuntut performa maksimal dalam laga sarat rivalitas ini.
Perjalanan Fiorentina pada musim ini sempat diawali dengan rentetan hasil buruk. Target klub bahkan sempat merosot tajam, dari yang awalnya mengincar zona Eropa berubah menjadi sekadar perjuangan untuk lolos dari jerat degradasi.
Kondisi tim mulai membaik setelah manajemen menunjuk Paolo Vanoli sebagai pelatih baru. Fiorentina berhasil mengumpulkan 25 poin pada paruh kedua musim, sebuah peningkatan sebesar 12 poin dibandingkan pencapaian paruh pertama sekaligus menjadi progres terbesar di Serie A musim ini.
Walaupun sukses menyelamatkan posisi Fiorentina di kompetisi kasta tertinggi, Paolo Vanoli diperkirakan akan meletakkan jabatannya pada akhir musim. Oleh karena itu, sang juru taktik bertekad menutup masa baktinya dengan raihan poin maksimal.
Tantangan berat menanti karena performa Fiorentina kembali menurun belakangan ini. Mereka tercatat gagal meraih kemenangan dalam empat laga terakhir sejak tersingkir dari babak perempat final Conference League, dengan rincian tiga kali imbang dan sekali kalah telak 0-4 dari Roma.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan tensi tinggi dan ketat. Merujuk pada data 18 laga Serie A terakhir yang dijalani masing-masing tim, Juventus dan Fiorentina jika ditotal mampu membukukan 12 clean sheet.
Faktor kualitas daya serang dan besarnya motivasi membuat Juventus lebih diunggulkan dalam laga ini. Terlebih lagi, Fiorentina saat ini sudah aman di papan tengah dan produktivitas gol mereka sedang menurun setelah hanya mencetak satu gol dalam empat laga terakhir.
Prakiraan Susunan Pemain
Juventus (4-5-1): Michele Di Gregorio; Pierre Kalulu, Bremer, Lloyd Kelly, Andrea Cambiaso; Khephren Thuram, Manuel Locatelli; Francisco Conceicao, Weston McKennie, Kenan Yildiz; Dusan Vlahovic.
Fiorentina (4-5-1): David de Gea; Dodo, Marin Pongracic, Luca Ranieri, Robin Gosens; Nicolo Fagioli; Fabiano Parisi, Cher Ndour, Rolando Mandragora, Manor Solomon; Roberto Piccoli.