Duel penting akan tersaji di Liga Italia pada Minggu (12-4-2026) dini hari WIB ketika Juventus bertandang ke kandang Atalanta di Bergamo. Kedua tim sama-sama memburu kemenangan untuk menjaga harapan lolos ke kompetisi Liga Champions musim depan.
Dengan menyisakan tujuh pertandingan di Liga Italia, baik Juventus maupun Atalanta masih berada di luar posisi empat besar. Situasi ini menjadikan hasil selain kemenangan sebagai pukulan telak bagi ambisi mereka, seperti dilansir dari Bola.
Juventus memasuki pertandingan dengan modal kemenangan penting atas Genoa pada awal pekan ini. Hasil positif itu menjadi respons atas hilangnya poin berharga mereka menjelang jeda internasional sebelumnya.
Tim yang kini diasuh oleh Luciano Spalletti sempat menunjukkan penurunan performa, dengan hanya meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan liga. Oleh karena itu, kemenangan atas Genoa menjadi sangat krusial.
Saat ini, Juventus menempati posisi kelima klasemen, hanya terpaut satu angka dari Como yang berada di atasnya setelah bermain imbang tanpa gol dengan Udinese. Persaingan ketat juga melibatkan AS Roma dan Atalanta dalam memperebutkan tiket ke Liga Champions.
Meskipun demikian, performa tandang Juventus masih menjadi sorotan. Sejak Spalletti mengambil alih tim pada November, mereka baru sekali meraih kemenangan beruntun dalam laga tandang di Liga Italia. Catatan ini akan kembali diuji pada akhir pekan nanti.
Pertemuan antara kedua tim seringkali berjalan sengit. Enam dari delapan laga terakhir di Liga Italia antara Juventus dan Atalanta berakhir imbang. Masing-masing tim hanya mampu meraih satu kemenangan dalam periode tersebut.
Namun, Juventus pernah menelan kekalahan telak 0-3 dari Atalanta di ajang Piala Italia dua bulan lalu. Pada pertemuan terakhir di liga, September lalu, kedua tim bermain imbang 1-1. Hasil itu memperpanjang catatan tak terkalahkan Atalanta atas Juventus di Liga Italia sejak Mei 2023.
Kini, Atalanta berambisi untuk mempertahankan tren positif tersebut. Kemenangan akan membuat mereka hanya terpaut satu poin dari Juventus di papan klasemen.
Atalanta dengan Performa Impresif
Tim asuhan Raffaele Palladino juga sedang dalam performa yang mengesankan. Pada pertandingan terakhir, mereka berhasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 saat bertandang ke markas Lecce.
Sejak awal tahun 2026, Atalanta hanya mengalami satu kekalahan di liga, dengan torehan sembilan kemenangan dan tambahan 31 poin. Catatan ini hanya kalah dari Inter Milan dalam periode yang sama.
Palladino, yang datang hampir bersamaan dengan Spalletti ke Juventus, mencatat rata-rata dua poin per pertandingan. Terlepas dari beberapa kendala di Liga Champions, timnya dikenal sulit dikalahkan, terutama saat bermain di kandang sendiri.
Meski demikian, catatan sejarah tidak sepenuhnya berpihak pada Atalanta. Dalam 20 pertemuan terakhir melawan Juventus yang berlangsung di Bergamo, mereka hanya mampu meraih satu kemenangan.
Kabar Terkini Skuad Kedua Tim
Juventus dipastikan akan melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain. Weston McKennie harus absen karena hukuman larangan bermain, sementara Mattia Perin mengalami cedera saat menghadapi Genoa.
Posisi penjaga gawang kemungkinan akan diisi oleh Michele Di Gregorio, yang tampil impresif setelah masuk di babak kedua dan berhasil menggagalkan penalti. Di lini depan, Dusan Vlahovic juga absen akibat cedera betis. Perannya berpotensi digantikan oleh Jonathan David atau Kenan Yildiz yang dapat dimainkan sebagai penyerang semu.
Di sisi lain, Atalanta mendapatkan kabar baik dengan kembalinya Gianluca Scamacca ke sesi latihan. Ia bisa menjadi opsi di lini depan bersama pencetak gol terbanyak tim, Nikola Krstovic. Bek tengah asal Swedia, Isak Hien, diperkirakan menjadi satu-satunya pemain yang absen untuk tuan rumah. Selain itu, Giacomo Raspadori juga patut menjadi perhatian. Ia telah mencetak empat gol ke gawang Juventus di Liga Italia dan terlibat dalam tiga gol dari lima penampilan terakhirnya.