Kekuatan lini serang Juventus dipastikan pincang menjelang pertandingan pamungkas Serie A musim 2025/2026. Klub berjuluk Bianconeri tersebut tidak dapat menurunkan penyerang muda andalan mereka, Kenan Yildiz, dalam pertandingan krusial menghadapi Torino pada Minggu (24/5/2026).
Pemain berbakat tersebut terpaksa menepi dari pertandingan bertajuk Derby della Mole karena mengalami cedera pada bagian betis. Absennya sang pemain menjadi kendala besar bagi Si Nyonya Tua yang tengah berjuang keras mengamankan posisi untuk lolos ke kompetisi Liga Champions musim depan.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Bola melalui laporan media Sky Sport Italia, proses pemulihan cedera Kenan Yildiz diperkirakan memakan waktu antara dua hingga tiga pekan. Walau demikian, kondisi pemain asal Turki ini dilaporkan aman untuk memperkuat tim nasional negaranya di ajang Piala Dunia mendatang di bawah arahan pelatih Vincenzo Montella.
Kehilangan pesepak bola berusia 21 tahun itu menjadi kerugian besar bagi strategi permainan Juventus. Sepanjang bergulirnya musim ini, sosoknya menjelma sebagai salah satu pilar paling kreatif dan menonjol di sektor penyerangan tim.
Kenan Yildiz tercatat menorehkan kontribusi luar biasa lewat sumbangan 10 gol dan tujuh assist dari total 36 laga yang dilakoninya di Serie A musim ini. Berkat performa gemilang tersebut, dirinya dianugerahi penghargaan sebagai Serie A Rising Star of the Season.
Kecepatan, kreativitas, serta kejeliannya dalam membuka ruang membuat sang pemain muda menjadi motor serangan utama Juventus. Perannya sangat krusial dalam memecah kebuntuan pada sejumlah laga penting sepanjang musim.
Skenario Sulit Juventus Menuju Liga Champions
Skuat asuhan Igor Tudor saat ini tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Serie A dengan menyisakan satu laga sisa. Posisi ini menempatkan peluang Juventus untuk menembus kompetisi antarklub tertinggi Eropa berada dalam situasi yang sangat rawan.
Kemenangan atas tim rival sekota, Torino, menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar lagi oleh Juventus demi menjaga asa lolos. Kendati demikian, tambahan tiga poin penuh dari laga tersebut belum sepenuhnya menjamin posisi mereka aman.
Bianconeri masih harus bergantung pada hasil pertandingan tim lain dan berharap minimal dua pesaing terdekat mereka, yaitu AC Milan, AS Roma, atau Como, terpeleset meraih hasil tidak maksimal pada laga penutup musim. Pelatih Igor Tudor kini dituntut meramu taktik alternatif demi menjaga ketajaman tim tanpa kehadiran Kenan Yildiz.