Luciano Spalletti, pelatih Juventus, dikabarkan telah mencapai kesepakatan final terkait perpanjangan kontraknya. Keputusan ini, seperti dilansir dari Bola, akan membuat Spalletti bertahan di Turin untuk dua tahun ke depan, hingga musim panas 2028.
Pengumuman resmi terkait pembaruan kontrak ini diharapkan dapat dilakukan sebelum akhir pekan ini, dengan beberapa laporan menyebutkan akan rilis dalam 24 jam ke depan atau pada Jumat. Kesepakatan ini mengakhiri masa kerja Spalletti yang sebelumnya hanya terikat kontrak jangka pendek hingga akhir musim 2025/2026 sejak bergabung pada Oktober lalu.
Dengan kontrak barunya, Spalletti diproyeksikan akan menerima gaji tahunan antara 5 hingga 6 juta euro per musim. Beberapa sumber internal, seperti La Gazzetta dello Sport dan Tuttosport, menyebutkan angka dasar sebesar 5 juta euro, dengan potensi kenaikan hingga 6 juta euro jika termasuk bonus kinerja. Untuk periode sebelumnya sejak Oktober hingga akhir musim 2025/2026, Spalletti diperkirakan telah menerima sekitar 3 juta euro.
Keputusan klub untuk memperpanjang masa bakti Spalletti tidak lepas dari performa impresif tim. Salah satu titik balik yang dilaporkan Tuttosport adalah kemenangan telak 3-0 Juventus atas Sassuolo pada 6 Januari. Setelah pertandingan di Emilia Romagna tersebut, pemilik klub, John Elkann, disebut langsung berdiskusi dengan Spalletti.
Kemenangan tersebut merupakan bagian dari rangkaian tujuh pertandingan tanpa kekalahan yang berhasil dicatatkan oleh Juventus di bawah asuhan Spalletti, menunjukkan stabilitas dan peningkatan performa tim.
Target Liga Champions dan Rencana Transfer
Selain mengamankan posisi Spalletti, Juventus juga fokus pada penguatan skuad. Klub berencana untuk memperpanjang kontrak dua gelandang penting, Weston McKennie dan Manuel Locatelli, untuk mengamankan masa depan mereka di Allianz Stadium.
Fokus utama Spalletti dan tim di sisa musim ini adalah memastikan finis di zona Liga Champions untuk musim 2026/2027. Saat ini, posisi Juventus di klasemen Serie A menunjukkan persaingan ketat, di mana mereka hanya terpaut satu poin dari peringkat keempat. Keberhasilan mencapai target ini akan menjadi krusial untuk stabilitas finansial dan daya tarik klub di bursa transfer mendatang.
Setelah posisi akhir di klasemen liga terkunci, Juventus baru akan bergerak lebih agresif dalam menyusun rencana transfer pemain. Rencana ini juga mencakup kemungkinan untuk mencari pemain berpengalaman yang dapat memberikan kontribusi signifikan bagi tim.