Pelatih Luciano Spalletti memberikan masukan ekstrem terkait regulasi Serie A menyusul kegagalan Timnas Italia melaju ke Piala Dunia 2026. Menurutnya, perlu ada perubahan signifikan dalam pengembangan pemain muda agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Timnas Italia, atau yang dijuluki Gli Azzurri, tidak mampu berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia setelah absen pada edisi 2018 dan 2022. Kali ini, mereka terhenti pada putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.
Menanggapi situasi ini, Spalletti mengemukakan ide radikal. "Bagaimana jika kita mewajibkan setiap tim Serie A memainkan satu pemain Under 19 secara tetap lewat regulasi?" kata Spalletti, seperti dinukil dari media Italia, Sky Sport.
Ia melanjutkan, apabila regulasi tersebut diterapkan, klub seperti Juventus akan "dipaksa memiliki empat pemain untuk bisa memainkan satu". Hal ini karena dibutuhkan proses pengembangan yang menyeluruh, sehingga memiliki empat pemain muda yang siap berkompetisi akan menjadi jumlah yang substansial bagi setiap tim.
Saat ini, hanya dua klub Serie A yang secara konsisten menurunkan pemain di bawah usia 19 tahun (U-19) dalam pertandingan. Kedua klub tersebut adalah Atalanta, dengan bek Honest Ahanor, dan Genoa, yang mengandalkan penyerang Jeff Ekhator.
Honest Ahanor, bek berusia 18 tahun, tercatat telah tampil sebanyak 28 kali dalam berbagai kompetisi musim ini, di mana 16 penampilannya terjadi di Serie A. Sementara itu, Jeff Ekhator, penyerang berusia 19 tahun, telah bermain sebanyak 27 kali untuk Genoa musim ini, dengan 25 penampilan di antaranya di Serie A.
Secara keseluruhan, jumlah pemain U-19 Italia yang mendapatkan kesempatan bermain di Serie A musim ini sangat minim. Hanya ada sepuluh pemain yang tersebar di delapan klub, dari total 620 pertandingan yang telah dimainkan.
Dari 80 keterlibatan pemain U-19 tersebut, hanya 35 di antaranya dimulai sebagai starter. Situasi sedikit membaik di kategori U-21, di mana sepuluh pemain dari sembilan klub mencatatkan total 201 penampilan, dengan 120 kali sebagai starter.
Klub yang Minim Pemain Muda
Fakta menariknya, ada enam tim yang sama sekali tidak menurunkan pemain muda Italia di Serie A pada musim ini. Salah satu tim yang tidak memainkan pemain U-19 tersebut adalah Juventus, yang kebetulan dilatih oleh Luciano Spalletti.
Selain Juventus, klub lain seperti Como 1907, Cremonese, AC Parma, Pisa, dan Verona juga belum memberikan kesempatan bermain kepada talenta muda lokal. Kondisi ini memperjelas adanya kesenjangan yang cukup lebar dalam proses regenerasi pemain di Liga Italia.