Kadek Arel Bali United Bangkit dari Kritik Suporter

Bek Bali United, Kadek Arel Priyatna, bertekad bangkit dan menjawab kritikan suporter setelah blunder yang membuatnya dihujat.

Kadek Arel Priyatna, bek muda Bali United, sempat menjadi sasaran kritik pedas dari suporter akibat beberapa kesalahan di lapangan. Puncaknya terjadi saat menghadapi PSIM Yogyakarta di pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026.

Kesalahan operan yang berakibat kartu merah untuk Joao Ferrari membuat suporter menghujat kapten Timnas Indonesia U-22 itu. Meski demikian, Kadek Arel tidak menyerah. Ia justru termotivasi untuk memperbaiki diri.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap memberikan kepercayaan kepada Kadek Arel untuk tampil sebagai bek tengah saat melawan Persijap Jepara pada pekan ke-23 BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (28/2/2026) malam WIB.

Jansen menilai bahwa Kadek Arel telah belajar dari kesalahan. Pertandingan melawan Laskar Kalinyamat akan menjadi ajang pembuktian bagi pemain muda tersebut. Ia percaya Kadek Arel memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Besok, bisa menjadi ajang pembuktian bagi Kadek Arel. Kesalahan bisa terjadi kapan saja. Pertanyaannya adalah, apakah akan ‘membunuh’ Kadek Arel dengan mencadangkannya atau harus dimainkan untuk bisa bangkit kembali?” ungkapnya.

Jansen menambahkan, Kadek Arel adalah salah satu pemain potensial yang dimiliki Indonesia di masa depan.

Kadek Arel menyadari pentingnya pertandingan melawan Persijap, bukan hanya bagi Bali United, tetapi juga baginya pribadi. Ia ingin menjawab kritikan suporter dengan bermain tanpa kesalahan selama 90 menit dan membawa tim meraih kemenangan setelah enam laga tanpa hasil positif.

Menurutnya, setiap pemain belakang pasti pernah melakukan kesalahan. Yang terpenting adalah bagaimana cara memperbaiki kesalahan tersebut. "Saya sadar ada kesalahan yang saya buat pekan lalu. Saya sudah mencoba berbenah dan belajar dari kesalahan," tegasnya.

"Untuk kritikan, bagi saya itu hal biasa. Sebagai pemain belakang, pasti pernah membuat kesalahan. Saya harus belajar dari sana. Coach Johnny Jansen juga bilang harus belajar dari kesalahan dan bagaimana caranya saya cepat bangkit,” tutupnya.

Recommended