PB Porlasi Tutup Kejurnas Layar 2026 di Jakarta

Indonesia Regatta Series I dan Kejurnas Layar 2026 resmi berakhir pada 10 Mei 2026 sebagai bagian dari pembinaan atlet nasional menuju prestasi dunia.

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) secara resmi menutup gelaran Indonesia Regatta Series I dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Layar 2026 pada Minggu, 10 Mei 2026. Ajang yang berlangsung selama empat hari sejak 7 Mei tersebut diselenggarakan sebagai instrumen utama pembinaan atlet layar nasional.

Sebanyak 65 atlet dari berbagai Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengurus Cabang (Pengcab), hingga klub layar di seluruh tanah air berpartisipasi dalam kompetisi ini. Dilansir dari Bola, turnamen ini bertujuan untuk menyaring talenta berbakat yang dipersiapkan untuk menembus level prestasi internasional.

Ketua Umum PB Porlasi, Erwin S. Aldedharma, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak, mulai dari pelatih hingga juri, yang memastikan jalannya perlombaan tetap kompetitif dan disiplin. Ia menekankan pentingnya ekosistem olahraga layar yang kuat melalui kompetisi rutin seperti ini.

"Selama empat hari pelaksanaan, kita menyaksikan semangat juang, disiplin, kerja keras, dan persaudaraan dari 65 atlet yang berasal dari berbagai Pengprov, Pengcab, dan klub layar di Indonesia," kata Erwin S. Aldedharma, Ketua Umum PB Porlasi.

Erwin menambahkan bahwa kehadiran para peserta tidak hanya bertujuan untuk mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi wadah dalam mempererat persatuan antarwilayah. Pihak federasi memandang setiap atlet yang bertanding sebagai insan pilihan yang membawa semangat kemajuan bagi olahraga air di Indonesia.

Penghargaan khusus turut diberikan kepada para atlet yang mampu menunjukkan performa maksimal di setiap kelas dan lintasan (race) yang dipertandingkan. PB Porlasi menegaskan bahwa kemenangan hari ini merupakan bagian dari proses panjang menuju panggung dunia yang lebih luas.

Kesuksesan ajang ini juga didukung oleh kinerja terukur dari panitia pelaksana, race committee, serta tenaga pendukung lainnya di lapangan. Melalui penutupan seri pertama ini, diharapkan muncul regenerasi atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama bangsa di masa depan.

Recommended