Kevin Diks Kembali Perkuat Lini Belakang Monchengladbach

Kevin Diks kembali memperkuat Monchengladbach saat melawan Freiburg setelah absen karena akumulasi kartu.

Kembalinya Kevin Diks diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja lini belakang Monchengladbach.

Borussia Monchengladbach akan kembali diperkuat oleh bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, dalam pertandingan lanjutan Bundesliga 2025/2026 melawan SC Freiburg. Pertandingan ini akan berlangsung di Daniel Siebert Stadium pada Minggu (22/2/2026) malam WIB.

Sebelumnya, Die Fohlen mengalami kekalahan telak 0-3 dari Eintracht Frankfurt. Absennya Kevin Diks pada pertandingan tersebut disebabkan oleh akumulasi kartu kuning. Kini, ia siap kembali bermain untuk memperkuat lini belakang timnya.

Akibat hasil kurang memuaskan, Monchengladbach kini berada di urutan ke-14 dengan 22 poin, hanya berjarak lima angka dari zona degradasi.

Pelatih Eugen Polanski selalu menjadikannya sebagai starter, begitu pula dengan pelatih sebelumnya, Gerardo Seoane. Diks telah mencatatkan 19 penampilan, dengan 18 di antaranya sebagai starter di Bundesliga musim ini.

Sebagai seorang bek, Diks terbilang produktif dengan torehan tiga gol, meskipun semuanya berasal dari eksekusi penalti. "Akhirnya kami kembali diperkuat Kevin Diks. Meski Rocco Reitz gantian yang absen karena akumulasi kartu kuning," kata Polanski.

Dalam persiapan menghadapi Freiburg, Kevin Diks dan rekan-rekannya fokus pada latihan mencetak gol dan transisi pertahanan.

Monchengladbach termasuk tim yang kurang produktif musim ini, dengan 25 gol dan kebobolan 37 kali, sehingga mengalami minus 12 gol dari 22 pertandingan.

"Kami telah berupaya meningkatkan permainan kami di depan kotak penalti di kedua ujung lapangan, dan melatih berbagai cara bertahan di dalam area penalti. Secara taktik, kami melakukan banyak hal dengan benar di Frankfurt, tetapi terkadang kami hanya selangkah lagi untuk memblokir tembakan lawan," ujar Eugen Polanski.

Polanski menambahkan, timnya perlu lebih banyak tembakan yang tepat sasaran. Secara keseluruhan, tujuannya adalah untuk memastikan tim menghargai kerja keras yang telah dilakukan."

Recommended