Kiat Sukses Pelajar di Masa Depan Menurut Mendikdasmen

Mendikdasmen Abdul Mu'ti membagikan lima kunci utama bagi pelajar agar sukses menghadapi tantangan zaman.

Pelajar perlu memiliki lima kunci utama untuk mencapai kesuksesan di masa depan, di antaranya membangun karakter dan pola pikir yang kuat selain kemampuan akademik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pesan ini sebagai bekal bagi generasi muda dalam menghadapi kompleksitas zaman.

Menurutnya, kualitas pelajar saat ini akan menentukan wajah Indonesia di masa mendatang, khususnya menuju tahun 2045.

“Kalau kita berbicara Indonesia 2045, wajahnya adalah kalian semua, para pelajar hari ini,” ujar Abdul Mu’ti dalam webinar Pak Menteri Menyapa Pelajar Indonesia Hebat: Liburan Pelajar Edukatif dan Bermutu di YouTube Kemendikdasmen, Selasa, 17 Maret 2026.

Berikut adalah lima kunci utama yang perlu dimiliki pelajar agar sukses di masa depan:

1. Belajar dari Mana Pun dan Kapan Pun

Pelajar sebaiknya tidak berhenti belajar, baik dari buku, pengalaman, maupun orang lain. Inspirasi dapat muncul dari interaksi dan keterbukaan terhadap pengetahuan baru, kata Mu’ti.

“Belajar tidak selalu dari orang besar, tapi juga dari orang biasa yang memberi inspirasi dalam hidup,” papar dia.

2. Meniru Hal Baik dan Mengubah Mindset

Kebiasaan baik dari orang lain penting untuk ditiru dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan dimulai dari pola pikir yang terbuka.

“Kalau mindset kita berubah, perilaku kita akan berubah, dan itu akan membentuk kepribadian,” jelas dia.

3. Percaya Diri dengan Kemampuan Sendiri

Kepercayaan diri menjadi kunci bagi pelajar untuk berani berkembang. Setiap individu memiliki potensi yang berbeda dan dapat membawa pada keberhasilan jika diasah.

4. Pantang Menyerah Menghadapi Tantangan

Pelajar diingatkan untuk tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. Kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan.

“Kita boleh mengatakan sesuatu itu sulit, tapi jangan pernah mengatakan tidak bisa,” tegas dia.

5. Tidak Cepat Puas Diri

Sikap cepat puas perlu dihindari. Rasa nyaman justru bisa membuat seseorang tertinggal di tengah perubahan yang cepat.

Banyak peluang baru yang bisa dimanfaatkan di era disrupsi. Yang terpenting, pelajar terus berkembang dan berani mencoba hal baru.

Mu'ti mengajak pelajar untuk membangun kebiasaan positif secara konsisten. Perubahan besar tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan terus-menerus.

"Dengan itu saya berharap pelajar Indonesia mampu menjadi generasi unggul yang siap menghadapi masa depan dan membawa kemajuan bagi bangsa," kata dia.

Recommended