Keberhasilan Bodo/Glimt menyingkirkan Inter Milan dari Liga Champions tak lepas dari inspirasi yang mereka dapatkan dari Jurgen Klopp. Manajer Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, secara terbuka mengakui bahwa filosofi dan gaya bermain Klopp menjadi acuan timnya.
Klub asal Norwegia ini membuat kejutan besar di Eropa musim ini. Setelah menang 3-1 di leg pertama, mereka kembali menang 2-1 di San Siro, memastikan agregat 5-2 atas Inter Milan.
Knutsen menegaskan bahwa kesuksesan ini bukan kebetulan. Ia menyebut identitas permainan yang jelas dan latihan keras sebagai fondasi utama tim.
"Itu adalah jalur yang kami pilih. Ini tentang banyak hal. Identitas yang jelas, latihan keras, bekerja secara fungsional di lapangan, dan bermain dengan intensitas tinggi sesering mungkin," ujar Knutsen.
Ia mengungkapkan bahwa Klopp dan Liverpool menjadi salah satu referensi utama dalam membangun tim.
"Kami terinspirasi oleh banyak pihak, termasuk Klopp dan Liverpool. Kami mencoba meniru mereka dalam banyak aspek," tambahnya.
Filosofi gegenpressing, tempo tinggi, serta kolektivitas tim yang menjadi ciri khas Liverpool era Klopp, kini coba diadaptasi oleh Bodo/Glimt.
Keberhasilan Bodo/Glimt semakin terasa luar biasa mengingat kompetisi domestik Norwegia, Eliteserien, berlangsung dari Maret hingga November 2025. Artinya, mereka tidak memainkan pertandingan liga selama hampir tiga bulan. Meski demikian, mereka mampu tampil disiplin dan efektif saat menghadapi Inter Milan.
Di babak selanjutnya, Bodo/Glimt akan menghadapi pemenang antara Manchester City atau Sporting CP di babak 16 besar. Perjalanan mereka sudah menjadi salah satu cerita paling inspiratif di Liga Champions musim ini.
Rekor Mengagumkan
Kemenangan atas Inter menjadikan Glimt sebagai klub Norwegia pertama yang memenangi duel fase gugur Liga Champions. Terakhir kali klub asal Norwegia menang di fase gugur Piala/Liga Champions adalah Lillestrom pada musim 1987/1988 melawan Linfield.
Dari kota kecil di Norwegia ke panggung terbesar Eropa, Bodo/Glimt membuktikan bahwa identitas, kerja keras, dan keberanian bermain menyerang bisa menumbangkan nama besar.