KNVB Tolak Banding NAC Breda, Dean James dan Go Ahead Eagles Bebas Sanksi

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) memutuskan Dean James dan Go Ahead Eagles tidak bersalah, menolak permintaan laga ulang dari NAC Breda.

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) telah mengeluarkan keputusan penting terkait kasus kelayakan administrasi pemain Timnas Indonesia, Dean James. KNVB menyatakan Dean James tidak bersalah dan menolak permohonan pertandingan ulang yang diajukan oleh NAC Breda. Keputusan ini secara efektif membatalkan tuntutan terhadap James dan klubnya, Go Ahead Eagles.

NAC Breda sebelumnya mengajukan protes setelah dikalahkan Go Ahead Eagles dengan skor telak 6-0 pada pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026, Minggu (15/3/2026). Mereka berargumen bahwa Dean James tidak memenuhi syarat untuk bermain karena perubahan status kewarganegaraannya. James diketahui telah beralih menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Maret 2025 untuk membela Timnas Indonesia.

Jaksa independen KNVB telah menyelesaikan penyelidikan dan memutuskan tidak akan ada tindakan disipliner terhadap Go Ahead Eagles. Menurut laporan ESPN yang dikutip dari Bolasport, keputusan ini dirilis dalam siaran pers KNVB pada Rabu (8/4/2026). Hasil investigasi menunjukkan bahwa baik pemain maupun klub tidak menyadari konsekuensi otomatis dari perolehan kewarganegaraan selain Belanda, sebagaimana dijelaskan Go Ahead Eagles dalam rilis resminya.

Tidak hanya membebaskan Dean James dari sanksi individu, KNVB juga menolak permintaan NAC Breda untuk mengulang pertandingan. Skor akhir 6-0 untuk kemenangan Go Ahead Eagles atas NAC Breda pada 15 Maret 2026 tetap dinyatakan sah. Gol-gol kemenangan Go Ahead Eagles dicetak oleh Mathis Suray, Stefán Sigurdarson, hattrick Jakob Breum, dan Joris Kramer.

Dean James tampil selama 75 menit dalam pertandingan tersebut, mencatatkan 6 aksi bertahan, menciptakan dua peluang, dua tekel, empat sapuan, dan lima recoveries. Keputusan ini menjadi kejelasan setelah sebelumnya muncul perdebatan mengenai Pasal 7 Peraturan Pertandingan Sepak Bola Profesional, yang menyatakan pertandingan dapat diulang jika memengaruhi degradasi.

Voetbal Primeur melaporkan, "KNVB dan Eredivisie mengeluarkan keputusan akhir tentang validitas pertandingan Go Ahead-NAC. Dewan liga sepak bola profesional telah memberikan kejelasan bahwa Go Ahead Eagles versus NAC Breda (6-0) tidak akan diulang." Mereka menambahkan bahwa setelah jaksa penuntut sepak bola profesional menyatakan Go Ahead Eagles dan Dean James tidak bersalah, dewan kompetisi menyusul dengan pernyataan bahwa pertandingan ulang tidak akan terjadi, dan skor 6-0 tetap sah.

NAC Breda Berencana Banding

Meskipun demikian, kasus ini tampaknya belum sepenuhnya berakhir. NAC Breda, yang berada di posisi ke-17 klasemen sementara Eredivisie dan terancam degradasi ke Keuken Kampioen Divisie, menyatakan ketidakpuasan. Mereka berencana mengajukan banding atas keputusan KNVB ini, sebagaimana diberitakan oleh BolaSport, mengutip Voetbal International.

"Jaksa penuntut telah menetapkan bahwa James tidak memenuhi syarat untuk bermain dalam pertandingan antara Go Ahead dan NAC," tulis klub Brabant di situs webnya, menunggu keputusan resmi dewan kompetisi mengenai pertandingan ulang. Manajer Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, menyatakan klubnya senang dengan keputusan jaksa yang menyimpulkan tidak ada kesalahan yang disengaja. Namun, ia mengakui tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya jika NAC Breda mengajukan banding.

Sementara itu, Dean James bersama Richonell Margaret, pemain naturalisasi asal Suriname di Go Ahead Eagles, sedang mengajukan prosedur penerimaan kembali melalui Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND). Proses ini diperlukan karena status mereka sebagai pemain non-Uni Eropa setelah memperoleh kewarganegaraan lain. Go Ahead Eagles berharap dapat segera kembali menggunakan jasa kedua pemain tersebut.

Recommended