Komdis PSSI Sanksi Ofisial RANS Nusantara FC dan Malut United

Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada Haruna Soemitro (RANS Nusantara FC) dan Ashgar Saleh (Malut United) terkait pelanggaran disiplin.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah menggelar sidang terkait pelanggaran Kode Disiplin PSSI 2023. Sidang ini membahas insiden yang terjadi di berbagai kompetisi, termasuk Elite Pro Academy (EPA) Super League U-16, U-18, U-20, Liga Nusantara, dan BRI Super League 2025/2026.

Salah satu hasil sidang yang digelar pada 10 Februari 2026 adalah pemberian sanksi kepada Haruna Soemitro, yang tercatat sebagai ofisial RANS Nusantara FC. Haruna mendapatkan kartu merah saat RANS Nusantara FC mengalahkan Dejan United dalam final Liga Nusantara pada 8 Februari 2026 melalui adu penalti dengan skor 4-3. RANS Nusantara FC sendiri merupakan juara Liga Nusantara musim ini dan berhak promosi ke Championship 2026/2027.

Selain mendapatkan kartu merah, Haruna Soemitro juga dinilai melakukan protes berlebihan dan mendorong wasit cadangan. Atas pelanggaran tersebut, Komdis menjatuhkan sanksi berupa larangan mendampingi Tim RANS Nusantara FC sebanyak empat pertandingan dan denda sebesar Rp12,5 juta.

Sanksi juga diberikan kepada Asghar Saleh, asisten manajer Malut United. Dia dilarang mendampingi tim selama tiga bulan dan didenda Rp30 juta. Sanksi ini diberikan karena Asghar dianggap membuat pernyataan di media sosial yang mendiskreditkan keputusan perangkat pertandingan dan persepak bolaan Indonesia.

Diduga, hukuman ini berkaitan dengan unggahan Asghar Saleh di Facebook setelah Malut United kalah 0-2 dari Persib Bandung pada 6 Februari 2026. Dalam unggahannya, Asghar menyinggung soal "mafia".

"Untuk mengalahkan Malut United, para mafia bahkan harus menggunakan jasa wasit FIFA yang kualitasnya kalah jauh dibanding wasit tarkam di kampung saya," tulis Asghar Saleh membuka postingannya di Facebook.

Recommended