Pemanggilan pemain diaspora Timnas Indonesia yang bermain di Eropa untuk FIFA Series 2026 terancam terganggu akibat penutupan jalur udara di Timur Tengah.
Beberapa bandara penting di Timur Tengah sempat berhenti beroperasi menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang kemudian dibalas.
Bandara Doha di Qatar dan Bandara Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) adalah bandara transit umum untuk penerbangan dari Eropa.
Timnas Indonesia memiliki sejumlah pemain diaspora yang bermain di Eropa, termasuk Jay Idzes dan Emil Audero (Italia), Kevin Diks (Belanda), Ole Romeny (Inggris), serta Justin Hubner, Maarten Paes, dan Dean James (Belanda).
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tengah mempersiapkan tim untuk FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 27-30 Maret tahun ini.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menanggapi permintaan John Herdman untuk dua pemain diaspora Eropa. Arya menyatakan hal itu di Jakarta pada Jumat (6/3/2026), dengan menyebut p…
Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA Series 2026, bersama Timnas Bulgaria, Timnas Kepulauan Solomon, dan Timnas Saint Kitts dan Nevis.
Arya Sinulingga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai penerbangan pemain dari Eropa. Hal ini disampaikan usai menghadiri acara buka bersama dan bermain sepak bola bersama PSSI Pers di Lapangan C Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2026) petang WIB.
“Kita tahu situasi di Timur Tengah seperti itu. Nanti coba dicari cara bagaimana supaya apakah memungkinkan untuk terbang ke Indonesia atau tidak,” ucap Arya.
PSSI sedang mencari solusi agar para pemain diaspora di Eropa tetap dapat diterbangkan ke Jakarta, termasuk mempertimbangkan rute penerbangan melalui Amerika Serikat.
“Situasi sekarang kita belum tahu bagaimananya, lewat mana. Apakah lewat Amerika Serikat atau tidak, kita belum tahu juga.”
Arya menambahkan, PSSI akan melihat seberapa mendesak kebutuhan pemain tersebut dan mencari solusi terbaik bersama pelatih.