Kualitas Maarten Paes dan Emil Audero di FIFA Series 2026 Jadi Sorotan

Performa Maarten Paes dan Emil Audero di FIFA Series 2026 mendapat evaluasi. Emil Audero dianggap memiliki rapor lebih baik berkat penyelamatan penting.

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mulai mendapatkan gambaran jelas mengenai langkah perbaikan timnya pasca ajang FIFA Series 2026. Meskipun skuad Garuda gagal meraih trofi di kandang sendiri, Jakarta, performa para pemain telah memberikan Herdman data evaluasi penting. Informasi ini dilansir dari Bola.

Hasil racikan taktik John Herdman, yang baru menjalani debutnya sebagai arsitek timnas, belum mencapai kesempurnaan. Timnas Indonesia mencatat kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis namun harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1 melalui penalti. Turnamen ini juga menjadi ajang eksperimen bagi Herdman dalam meracik taktik dan formasi.

Fokus khusus diberikan pada posisi penjaga gawang, di mana John Herdman telah memantau kualitas Maarten Paes dan Emil Audero. Keduanya menunjukkan performa yang tidak mengecewakan. Maarten Paes, meskipun kurang mendapat tekanan signifikan dari tim Saint Kitts and Nevis, tetap menunjukkan nilai plus.

Maarten Paes harus absen karena akumulasi kartu kuning dan akan melewatkan pertandingan melawan China pada 5 Juni 2025. Situasi ini membuka peluang bagi Emil Audero, amunisi baru Timnas Indonesia, untuk melakoni debutnya dengan seragam Garuda.

Emil Audero tampil beruntung saat diturunkan melawan Bulgaria, karena kiper yang membela Sassuolo di Serie A Italia itu mampu memamerkan kemampuannya. Meski sempat kebobolan dari titik penalti pada menit ke-38, performanya tetap dinilai positif.

Kegagalan menepis tendangan penalti tersebut berhasil ditebus oleh Emil Audero dengan sebuah penyelamatan super pada menit ke-80. Ia sukses menghadang sepakan keras Vladimir Nikolov dalam situasi satu lawan satu dari jarak yang sangat dekat.

Aksi impresif Emil Audero ini diyakini akan semakin memanaskan persaingan dengan Maarten Paes untuk memperebutkan posisi kiper utama Timnas Indonesia.

Rapor Penampilan Kedua Kiper Abroad

Menurut mantan kiper Timnas Indonesia era 1980-an, Hermansyah, kedua kiper abroad Timnas Indonesia menunjukkan penampilan yang bagus, terlepas dari lawan yang dihadapi.

"Maarten Paes dan Emil Audero punya kesalahan sama saat menangkap bola udara. Itu hal wajar terjadi di pertandingan. Tapi itu tetap harus diperbaiki," kata Hermansyah.

Dari pengamatan Hermansyah, Emil Audero memiliki rapor penampilan yang sedikit lebih baik dibandingkan Maarten Paes. "Penyelamatan penting Emil Audero jadi nilai plus. Instingnya sangat bagus saat menutup ruang tembak. Gerakan seperti itu butuh jam terbang dan refleks cepat," jelasnya.

Ketenangan Emil Audero dalam membangun permainan dari lini belakang juga menjadi keunggulan. "Emil Audero lebih tenang membangun permainan dari bawah dibanding Maarten Paes, padahal dia dapat tekanan saat memberikan bola ke rekannya," tambah Hermansyah.

Selanjutnya, tugas perbaikan performa Maarten Paes dan Emil Audero agar lebih trengginas di laga internasional mendatang menjadi tanggung jawab pelatih kiper Timnas Indonesia, Andrej Kostolansky, dan asistennya, Damian Van Rensburg.

Recommended