Pembalap McLaren sekaligus juara dunia 2025, Lando Norris, berpendapat tim Ferrari memiliki sasis paling unggul pada awal era regulasi baru Formula 1 (F1) 2026. Penilaian ini muncul meskipun tim Mercedes berhasil mendominasi dan meraih kemenangan pada balapan F1 GP Australia yang digelar akhir pekan lalu di Sirkuit Albert Park, Melbourne.
Hasil balapan di Melbourne tersebut memberikan gambaran awal persaingan musim ini, di mana Mercedes masih menjadi tim yang perlu dikalahkan, sementara Ferrari tampil sebagai penantang terdekat. Namun, Norris secara khusus menyoroti kekuatan performa mobil Ferrari, terutama dari aspek sasis, yang dinilainya sangat kuat sepanjang akhir pekan balapan.
Norris secara terus terang mengakui bahwa performa mobil McLaren saat ini masih jauh tertinggal dibandingkan rival-rival utama mereka. Menurutnya, tim masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mengejar ketertinggalan signifikan tersebut.
"Kami jelas masih sangat jauh dari level yang kami butuhkan. Dari sisi mobil, jaraknya sangat besar dan kami harus bekerja keras," kata Norris, dilansir dari Bola.
Ia memperkirakan bahwa McLaren tertinggal sekitar lima hingga enam persepuluh detik per lap dibandingkan dengan para pesaingnya. Sebagian dari selisih waktu tersebut, kata Norris, masih terkait dengan proses adaptasi dan pemahaman tim terhadap unit tenaga baru yang diperkenalkan musim ini.
Menurut Norris, kecepatan Ferrari saat menikung menjadi salah satu keunggulan paling menonjol. "Dari yang kami lihat, Ferrari jelas memiliki mobil terbaik. Kecepatan mereka saat menikung luar biasa," ujarnya.
Selain Ferrari dan Mercedes, Norris juga menilai tim Red Bull Racing saat ini memiliki mobil yang lebih cepat dibandingkan McLaren. Hal ini terlihat dari performa pembalap Red Bull, Max Verstappen, yang mampu bangkit dari posisi belakang dan hampir menyalip Norris di akhir balapan.
"Ia start dari belakang dan hampir mengalahkan kami. Itu menunjukkan mobil mereka jauh lebih cepat," kata Norris.
Meskipun demikian, Norris menyatakan kepuasannya dengan hasil finis kelima yang diraihnya di Melbourne. Ia berharap McLaren dapat mengambil pelajaran dari awal musim ini untuk terus meningkatkan performa mobil mereka sepanjang musim F1 2026.