Cremonese menelan kekalahan tipis 1-2 saat menjamu Lazio dalam laga lanjutan pekan ke-35 Serie A Liga Italia di Stadion Giovanni Zini pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini membuat posisi klub yang diperkuat kiper Emil Audero tersebut semakin terpuruk di zona merah klasemen sementara.
Dilansir dari Bola, tuan rumah sebenarnya sempat memimpin lebih dulu melalui gol Federico Bonazzoli pada menit ke-29 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun, Lazio berhasil membalikkan keadaan di babak kedua melalui gol Gustav Isaksen pada menit ke-53 dan gol penentu kemenangan dari Tijjani Noslin saat masa injury time.
Hasil negatif ini membuat tim berjuluk I Grigiorossi tertahan di peringkat ke-18 dengan perolehan 28 poin, tertinggal empat angka dari Lecce yang berada di batas aman. Kekalahan tersebut memperpanjang rekor buruk skuad asuhan Marco Giampaolo yang belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di liga.
Kiper Emil Audero mencatatkan rating 5,7 setelah melakukan satu penyelamatan krusial dan sembilan kali recoveries sepanjang pertandingan. Meskipun tampil solid di babak pertama, pertahanan Cremonese gagal membendung agresivitas pemain Lazio setelah turun minum.
Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, mengungkapkan kekecewaannya karena tim kehilangan konsentrasi di menit-menit akhir meski sempat menguasai permainan. Ia menegaskan para pemain harus segera bangkit untuk menghadapi tiga pertandingan sisa musim ini agar terhindar dari ancaman turun kasta.
"Kekalahan ini menyakitkan, para pemain telah memberikan yang terbaik dan pulang dengan kelelahan," ujar Marco Giampaolo, Pelatih Cremonese. Ia menambahkan bahwa timnya perlu tetap tenang dan memulihkan moral untuk menghadapi laga krusial selanjutnya pada hari Minggu mendatang.
Cremonese kini memiliki sisa tiga jadwal pertandingan melawan Pisa, Udinese, dan Como untuk menentukan nasib mereka di kasta tertinggi sepak bola Italia. Peluang bertahan secara matematis masih terbuka jika mereka mampu menyapu bersih kemenangan sembari berharap pesaing di atasnya terpeleset.