Performa gemilang Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United memicu perdebatan mengenai kelayakannya untuk menjadi manajer permanen. Beberapa legenda klub mendukung penuh, sementara yang lain meragukan kapasitasnya.
Carrick ditunjuk sebagai pelatih sementara hingga akhir musim pada Januari lalu. Sempat diragukan, ia menjawabnya dengan serangkaian hasil positif, termasuk kemenangan atas Manchester City dan Arsenal.
Secara keseluruhan, Carrick meraih 22 poin dari 27 poin yang tersedia. Hasil ini membawa MU ke posisi ketiga klasemen dan membuka peluang tampil di Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2023.
Namun, performa apik Carrick memicu perbedaan pendapat di kalangan legenda MU.
Wayne Rooney dan Rio Ferdinand termasuk pihak yang mendukung Carrick.
Rooney berpendapat, jika Carrick mampu mengamankan tiket Liga Champions, ia layak diberi pekerjaan permanen. Menurutnya, hal tersebut akan berdampak besar pada rencana transfer klub. Ferdinand merasa tidak banyak opsi yang lebih baik di pasar saat ini dan semua kandidat tetap memiliki risiko.
Sebaliknya, Paul Scholes berpendapat pengalaman Carlo Ancelotti akan menjadi pilihan yang lebih aman. Roy Keane menegaskan MU harus mencari pelatih terbaik yang tersedia, dengan menyebut nama-nama seperti Thomas Tuchel, Diego Simeone, dan Luis Enrique sebagai opsi yang lebih unggul.
Gary Neville menekankan pentingnya memilih sosok kelas dunia untuk membawa klub kembali ke level tertinggi.