Lille Kalah dari Crvena Zvezda, Calvin Verdonk Dicadangkan

Lille OSC menyerah 0-1 dari Crvena Zvezda di leg pertama playoff Liga Europa 2025/2026. Calvin Verdonk hanya menjadi pemain cadangan.

Lille OSC harus mengakui keunggulan tamunya, Crvena Zvezda, dengan skor 0-1 pada leg pertama playoff babak 16 besar Liga Europa 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Decathlon Arena – Stade Pierre-Mauroy, Jumat (20/2/2026) dini hari WIB, menjadi laga yang mengecewakan bagi tim tuan rumah.

Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Franklin Uchenna, memanfaatkan assist dari Jay Enam di penghujung babak pertama. Selain kekalahan, sorotan juga tertuju pada Calvin Verdonk, bintang Timnas Indonesia, yang tidak dimainkan sepanjang laga oleh Lille.

Meskipun secara statistik Lille mendominasi penguasaan bola dengan 53 persen, mereka kesulitan untuk menembus pertahanan rapat Crvena Zvezda. Lille hanya mampu menciptakan satu peluang bagus dari tujuh percobaan.

Sebaliknya, Crvena Zvezda tampil lebih efektif dengan sembilan tembakan, di mana empat di antaranya mengarah ke gawang dan satu berbuah gol. Hasil ini membuat Lille harus bekerja keras pada leg kedua di markas Crvena Zvezda, Rajko Mitic Stadium, pekan depan.

Calvin Verdonk memulai pertandingan dari bangku cadangan, dan biasanya diturunkan pada babak kedua. Namun, pelatih Lille, Bruno Genesio, memutuskan untuk tetap mempercayai Romain Perraud mengisi posisi bek kiri selama 90 menit penuh. Ini menjadi laga kedua berturut-turut Verdonk hanya menjadi penghangat bangku cadangan, setelah sebelumnya juga terjadi saat melawan Brest di Ligue 1.

Gelandang Lille, Nabil Bentaleb, mengakui bahwa timnya melakukan kesalahan besar yang berakibat pada kekalahan di kandang. Ia yang masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, tidak mampu memberikan dampak signifikan bagi tim.

"Kami melakukan kesalahan fatal. Kami menghadapi tim yang bagus. Kami tahu bahwa babak pertama hanyalah babak pertama," tutur Bentaleb dikutip dari Le Petit Lillois.

"Kami kehilangan keuntungan bermain di kandang, dan kami harus menyelesaikan pekerjaan minggu depan."

Bentaleb menambahkan, "Kami tahu mereka memiliki pertahanan terbaik di Liga Europa dan akan sulit untuk mencetak gol. Kami tidak dapat menemukan kunci kemenangan malam ini. Semoga kami dapat menemukannya minggu depan."

Lille sedang mengalami tren negatif dalam beberapa pertandingan terakhir. Les Dogues hanya meraih satu kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Satu-satunya kemenangan tersebut adalah saat mengalahkan Freiburg 1-0 untuk melaju ke playoff Liga Europa.

Di Ligue 1, terakhir kali Lille menang adalah pada 14 Desember 2025, saat mengalahkan Auxerre dengan skor 4-3. Meski dalam situasi sulit, Nabil Bentaleb tetap optimistis dan berharap timnya mampu membalikkan keadaan di leg kedua.

"Suporter kecewa itu wajar. Kami telah mengalami serangkaian hasil yang sulit. Sekarang, kami berharap mereka mendukung kami," ujar Bentaleb.

"Kami akan mencoba membalikkan keadaan. Sekali lagi, belum ada yang berakhir, kita baru berada di babak pertama dari pertandingan dua leg ini, dan kami berharap dapat menyelesaikan tugas ini minggu depan," tandasnya.

Sebelum menghadapi Crvena Zvezda di leg kedua, Lille akan bertandang ke markas Angers pada lanjutan pekan ke-23 Ligue 1 di Stade Raymond Kopa, Minggu (22/2/2026).

Recommended