Lionel Messi Diabadikan dengan Tribune di Stadion Baru Inter Miami

Inter Miami mengabadikan Lionel Messi dengan menamai tribune di stadion baru \

Lebih dari sekadar pemain bintang, Lionel Messi kini mendapatkan penghormatan abadi di stadion baru Inter Miami.

Inter Miami memberikan penghormatan khusus dengan menamai salah satu tribune di stadion baru mereka, "Nu Stadium", dengan nama "Leo Messi Stand". Stadion yang terletak di Miami Freedom Park ini dijadwalkan akan diperkenalkan setelah jeda internasional.

Inter Miami, sebagai juara bertahan MLS Cup, akan memainkan pertandingan kandang perdana di stadion berkapasitas 26.700 penonton itu pada 4 April mendatang melawan Austin FC.

Pembangunan stadion ini merupakan proyek jangka panjang yang dirancang sejak 2018 oleh salah satu pemilik klub, David Beckham. Kehadiran Nu Stadium sekaligus menggantikan markas sementara mereka sebelumnya di Fort Lauderdale.

Berbagai fasilitas premium disiapkan untuk memberikan pengalaman terbaik bagi pemain dan penonton.

Salah satu yang menonjol adalah area Nu Club, ruang eksklusif berkapasitas 770 orang dengan bar terpanjang di MLS, dilengkapi lorong kaca yang memungkinkan penonton menyaksikan pemain berjalan dari ruang ganti menuju lapangan.

Rumput stadion pun menggunakan jenis Bermuda yang ditanam secara lokal di wilayah Florida.

Namun, daya tarik utama Nu Stadium terletak pada penghormatan khusus kepada Messi. Klub mengumumkan bahwa kapten mereka akan diabadikan melalui tribune bernama "Leo Messi Stand". Keputusan ini menjadikan Messi sebagai pemain aktif pertama yang secara rutin bermain di stadion kandangnya sendiri dan memiliki tribune yang dinamai untuk menghormatinya.

"Efek Messi" di Inter Miami dan MLS

Sejak bergabung dengan Inter Miami pada 2023, Messi tidak hanya mengubah wajah klub, tetapi juga memberikan dampak besar bagi kompetisi MLS secara keseluruhan.

Peraih delapan penghargaan Ballon d'Or itu mempersembahkan tiga trofi utama bagi klub, yakni Piala Liga (2023), Supporters' Shield (2024), dan MLS Cup (2025). Secara individu, ia juga meraih gelar pemain terbaik MLS secara beruntun pada 2024 dan 2025.

Popularitas MLS melonjak tajam, dengan lonjakan jumlah penonton di berbagai pertandingan. Fenomena ini dikenal luas sebagai "efek Messi". Inter Miami bahkan mampu memenuhi stadion kandang Baltimore Ravens, M&T Stadium, dengan lebih dari 72 ribu penonton saat menghadapi DC United.

Laga melawan Los Angeles FC di Los Angeles Memorial Coliseum juga dihadiri 75.673 penonton, menegaskan besarnya daya tarik Messi di Amerika Serikat.

Pengaruh Messi juga terlihat dari meningkatnya minat pemain-pemain top dunia untuk berkiprah di MLS. Sejumlah nama besar seperti Luis Suarez, Sergio Busquets, dan Jordi Alba bergabung dengan Inter Miami pada 2023, disusul Rodrigo De Paul, Juli tahun lalu.

Son Heung-min memilih bergabung dengan Los Angeles FC dari Tottenham Hotspur pada Agustus lalu, bahkan mengakui bahwa kehadiran Messi mengubah pandangannya terhadap MLS. Bintang Bayern Munchen, Thomas Muller, juga meramaikan kompetisi setelah bergabung dengan Vancouver Whitecaps, yang merupakan finalis MLS Cup musim lalu.

Recommended