Kepastian Napoli mengamankan tiket Liga Champions untuk musim mendatang otomatis mengaktifkan klausul transfer permanen Rasmus Hojlund dari Manchester United. Penyerang Timnas Denmark tersebut akan ditebus dengan nilai 44 juta euro atau berkisar Rp897,5 miar pada bursa transfer musim panas nanti.
Seperti dikutip dari Bola, Hojlund sebelumnya berseragam Napoli dengan status pinjaman sepanjang musim 2025/2026. Dalam kesepakatan kedua klub, terdapat klausul kewajiban membeli secara permanen jika tim besutan Antonio Conte lolos ke Liga Champions 2026/2027.
Langkah Napoli mengunci posisi di kompetisi tertinggi Eropa terjadi setelah memetik kemenangan tiga gol tanpa balas atas Pisa di Serie A. Hasil tersebut menempatkan Napoli di peringkat kedua dengan keunggulan lima poin dari Como di posisi kelima, menyisakan satu pertandingan tersisa.
Hojlund andil besar dalam laga penentu itu dengan menyumbang assist untuk gol pembuka Scott McTominay pada babak pertama, sebelum mencetak gol penutup Napoli di masa injury time babak kedua.
Sebelum berkarier di Italia, Hojlund mengemas 26 gol dari 95 penampilan bersama Manchester United. Ketajamannya sempat menurun drastis pada musim 2024/2025 dengan hanya membukukan empat gol dari 32 laga Premier League.
Namun, performa sang penyerang kembali meningkat di Serie A dengan torehan 15 gol dari 43 pertandingan bersama Napoli sepanjang musim ini. Peran Hojlund menjadi krusial lantaran masalah cedera yang menimpa Romelu Lukaku, di mana striker Belgia itu hanya tampil tujuh kali musim ini.
Di sisi lain, posisi Hojlund di Old Trafford kian tergeser menyusul kedatangan Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo yang total mengoleksi 29 gol di Premier League musim ini.
Solusi Terbaik Semua Pihak
Karier profesional Hojlund bermula dari akademi Copenhagen sebelum pindah ke Sturm Graz pada 2022, lalu berlanjut ke Atalanta. Manchester United kemudian memboyongnya pada Juli 2023 dengan biaya awal 75 juta euro ditambah bonus 10 juta euro.
Jurnalis Manchester United, Mark Critchley, membeberkan bahwa Hojlund awalnya ingin bertahan di Old Trafford. Namun, manajemen klub memberi tahu menjelang penutupan bursa transfer bahwa dirinya tidak masuk dalam rencana tim.
Opsi peminjaman ke Napoli akhirnya diambil sebagai jalan keluar terbaik, dan klausul permanen menjadi langkah logis setelah sang pemain kembali tajam.
"Saya mendapatkan apa yang saya inginkan dari transfer ini," kata Hojlund kepada stasiun televisi Denmark, TV2, Maret lalu.
"Saya mendapatkan tim yang sangat percaya kepada saya… ada direktur olahraga, presiden klub, dan pelatih yang benar-benar menginginkan saya," ucapnya.
Dampak Finansial Bagi Manchester United
Menurut Critchley, Napoli sebenarnya sudah berniat mempermanenkan Hojlund tanpa bergantung pada hasil kualifikasi Liga Champions. Bagi Manchester United, nominal 44 juta euro berada di bawah nilai beli mereka pada 2023 sehingga mendatangkan kerugian finansial.
Meski demikian, angka tersebut masuk dalam lima penjualan terbesar sepanjang sejarah klub dan mampu menghindarkan Manchester United dari kerugian amortisasi pemain.
Kehilangan Hojlund berpotensi memaksa Setan Merah berburu striker baru pada bursa transfer musim panas, mengingat masa depan Joshua Zirkzee belum menemui kejelasan.