Liverpool berpotensi kembali menjalin kesepakatan transfer dengan Real Madrid pada bursa musim panas tahun ini. Kabar mengenai ketersediaan salah satu target jangka panjang mereka, Eduardo Camavinga, telah diterima dengan cukup menjanjikan, seperti dilansir dari Bola.
Pembicaraan antara kedua klub ini bisa saja terbuka lagi menyusul adanya laporan yang menyebutkan bahwa gelandang Prancis tersebut mungkin akan dilepas pada bursa transfer mendatang. Real Madrid, yang sebelumnya dikabarkan telah mendapatkan Trent Alexander-Arnold musim panas lalu, disebut merasa tidak puas dengan perkembangan Camavinga.
Kondisi yang merugikan bagi Real Madrid ini dapat menjadi keuntungan bagi manajer baru Liverpool, Arne Slot. Klub Merseyside tersebut diketahui telah memantau Camavinga selama beberapa tahun terakhir. Terlebih, pernyataan terbaru dari pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengindikasikan sinyal kuat setelah menyalahkan sang gelandang atas kekalahan tim.
Banyak pengamat menyoroti kegagalan Camavinga menjaga pergerakan lawan yang berujung pada gol pembuka Mallorca ke gawang Real Madrid. Arbeloa tidak ragu meminta pertanggungjawaban pemain tersebut seusai pertandingan. Hasil ini dinilai dapat mengakhiri peluang Madrid dalam perburuan gelar La Liga.
"Dalam pertandingan di mana kita memiliki keunggulan jumlah pemain, hilangnya konsentrasi menyebabkan kebobolan," ujar mantan bek Liverpool itu, seperti dikutip dari L'Equipe. "Anda kehilangan pemain yang Anda jaga, Anda tidak melacaknya, dan Anda harus membayarnya," lanjut Arbeloa.
Meskipun kontrak Eduardo Camavinga di Santiago Bernabeu baru akan berakhir pada musim panas 2029, masa depannya di klub mulai diragukan. Pemain yang sering berposisi sebagai bek kiri ini telah menyatakan keinginannya untuk menghormati kontrak, namun pandangan pihak klub tampak berbeda.
Madrid awalnya merekrut Camavinga dengan kesepakatan 35 juta pound dari Rennes pada 2021. Ia kemudian menandatangani perpanjangan kontrak pada 2023. Namun, statusnya kini dianggap tidak lagi sepenting dulu di skuad utama Los Blancos. Bintang kelahiran Angola ini tercatat hanya bermain penuh 90 menit dalam enam pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Camavinga juga tampil sebanyak 15 kali sebagai pemain pengganti, melampaui jumlah penampilan penggantinya di dua musim sebelumnya. Menurunnya menit bermain Camavinga menandakan pergeseran posisinya di tim.
Liverpool Membutuhkan Penguatan Lini Tengah
Melihat situasi ini, selalu ada peluang bagi pemain dengan profil seperti Camavinga, terutama di Anfield. Saat ini, Curtis Jones dikabarkan menarik minat dari beberapa klub di dalam dan luar Liga Inggris. Sementara itu, Real Madrid juga disebut-sebut mengagumi Alexis Mac Allister.
Selain itu, kontrak Wataru Endo, yang baru saja berusia 33 tahun, akan habis tahun depan. Kondisi ini menciptakan kebutuhan bagi Liverpool untuk mencari pesaing baru bagi Ryan Gravenberch di posisi gelandang bertahan. Jika Arbeloa tetap bertahan dan memegang kendali atas kebijakan transfer musim panas, komentarnya mengisyaratkan bahwa ia terbuka untuk melepas Camavinga.
Dengan ketertarikan jangka panjang yang sudah dimiliki Liverpool selama bertahun-tahun, Anfield tampaknya menjadi destinasi potensial yang sangat masuk akal bagi sang pemain. Kesempatan ini bisa dimanfaatkan Liverpool untuk memperkuat lini tengah mereka yang akan menghadapi tantangan musim depan.